Can Titik Lemah Liverpool

Secara mengejutkan, Liverpool dikalahkan Crystal Palace di Stadion Anfield pada Minggu (8/11). Pertandingan itu ternyata menguak fakta bahwa Emre Can merupakan titik lemah dalam tubuh The Reds.

Simpulan tersebut muncul sesudah melihat aksi Can dalam laga melawan Palace. Dia gagal memotong serangan Palace dengan baik, sehingga Yannick Bolasie mencetak gol pada menit ke-21.

Akibat kesalahan tersebut, Squawka mencatat Can sebagai pemain yang paling sering membuat kesalahan dalam bertahan di Premier League. Sejauh ini, pemain asal Jerman ini telah membuat dua belas defensive error.

Laga melawan Palace menjadi salah satu bukti bahwa Can bisa menjadi titik lemah bagi The Reds. Dia membuat tiga defensive error dalam laga tersebut. Satu di antaranya berujung kepada gol yang bersarang ke gawang timnya. Hal itu juga membuat Can sudah melakukan dua kesalahan yang berakibat Liverpool kemasukan gol pada musim ini.

Performa buruk Can berimbas kepada pencapaian The Reds. Timnya tercatat telah melakukan lima belas kesalahan dalam bertahan. Sebanyak dua belas di antaranya dilakukan oleh Can. Ini artinya, sebesar 80 persen defensive error dibuat oleh eks pemain Bayer Leverkusen tersebut.

The Reds mesti menerima konsekuensinya. Ada lima gol yang bersarang ke gawang mereka bermula dari kesalahan lini pertahanan sendiri.

Catatan ini seharusnya menjadi perhatian manajer Juergen Klopp. Dialah yang bisa mengambil langkah untuk memperbaiki performa Can di atas lapangan. Setidaknya agar Can tidak sering melakukan kesalahan.

Comments
Loading...