Carlos Oliveira Sebut Jogo Bonito Ala Brasil Sukar Diterapkan di Arema, Kenapa?

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih anyar Arema FC, Carlos Oliveira, mengaku akan sukar menerapkan sepak bola Jogo Bonito ala Brasil karena beberapa hal. Dia menyebut kalau salah satu faktor penting menerapkan teknik itu ialah kemampuan pemain.

Seperti diketahui, banyak harapan dari Aremania yang dipikul Carlos usai ditunjuk menjadi suksesor Mario Gomez. Dia diharapkan bisa menerapkan sepak bola indah khas Brasil yang karib dikenal Jogo Bonito.

Carlos Oliveira tak menampik kalau bisa saja menerapkan hal itu di Arema FC. Namun tampaknya akan sulit karena memang dibutuhkan proses yang panjang serta kemampuan masing-masing pemain.

https://www.instagram.com/p/CFVu8frhPAx/

“Saya cinta jogo bonito, saya suka dengan permainan sepak bola indah. Saya pikir semua orang di dunia ini juga menyukainya, termasuk suporter di Indonesia. Namun, bukan berarti lantas saya akan menerapkannya di Arema,” kata Carlos Oliveira dikutip dari Wearemania.

“Kemampuan pemain menjadi modal utama untuk memainkan jogo bonito, kita harus melihat dulu kemampuan tiap pemain. Namun, kemampuan ini bisa diasah dalam sesi latihan,” sambung dia.

Memang, permainan Jogo Bonito lebih mengutamakan keindahan bermain. Tapi menurut mantan nahkoda Becamex Binh Duong itu, hasil jua harus diperhatikan karena memang semuanya tertuju ke sana.

“Kadang, kita bisa menang cuma dengan memiliki satu peluang yang bisa dimanfaatkan menjadi gol. Kadang pula, kita bermain bagus dengan membuat banyak peluang, tapi semuanya gagal dijadikan gol, sehingga kita gagal meraih poin penuh,” tutup Carlos Oliveira.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More