Carlos Oliveira Tak Dapat Kendali Penuh, Begini Penjelasan Arema FC

Footbal55star.com, Indonesia – Manajer Arema FC, Ruddy Widodo, mengaku tak mau buru-buru memberi kendali penuh kepada pelatih kepala, Carlos Oliveira. Putusan ini diambil karena Manajemen Singo Edan belajar dari kasus Mario Gomez.

Pada awal kompetisi Liga 1 2020, Mario Gomez memang diberi kuasa penuh oleh manajemen Arema FC. Hal ini membuat Gomez memutuskan untuk mendatangkan pelatih fisik asal Argentina, Marcos Gonzalez serta empat pemain asing.

Akan tetapi, Gomez dan Gonzalez kemudian hengkang ke Borneo FC. Sementara, empat pemain asing bawaan Gomez juga sudah resmi meninggalkan Arema FC dengan berbagai alasan.

instagram.com/aremafcofficial

“Sebelumnya, kami sudah memberikan keleluasaan kepada pelatih kepala untuk mendatangkan pemain asing sesuai yang diinginkan,” ujar Ruddy Widodo seperti dikutip football5star.com dari laman Wearemania.

“Tapi nyatanya apa sekarang? Semua pergi. Kalau dilihat di tiga laga, dengan pemain asing pilihan pelatih kepala hasilnya kami cuma bisa megumpulkan tiga poin,” kata Ruddy menambahkan.

Lebih lanjut, Ruddy juga menegaskan bahwa manajemen Singo Edan tak akan langsung menerima saran pemain asing dari Carlos Oliveira. Menurut Ruddy, dewan direksi Singo Edan kini juga turun tangan dalam hal perekrutan pemain asing karena sudah tak mau lagi merugi.

“Untuk pelatih asing yang sekarang ini, direksi klub turut campur dalam pemilihan pemain asing. Kami tanya ke pelatih mengenai pemain seperti apa yang dibutuhkan.”

“Lalu, kami menyodorkan nama dari agen, kemudian tim pelatih yang menilainya. Kalau bagus, baru dilihat harganya masuk dengan budget direksi atau tidak,” pungkas Ruddy.

Arema FCCarlos OliveiraRuddy Widodo