CAS Kurangi Hukuman Michel Platini Jadi Empat Tahun

Pengadilan Arbitrase Olahraga, CAS, memutuskan untuk menolak banding yang diajukan Presiden UEFA Michel Platini. Meski demikian, hukuman Platini dikurangi menjadi empat tahun.

Platini bersama mantan Presiden FIFA Sepp Blatter terlibat dalam kasus korupsi yang menggemparkan dunia sepak bola tahun lalu. Platini kedapatan menerima uang 2 juta franc Swiss dari Blatter tahun 2011 silam.

Atas keterlibatannya dalam kasus tersebut, Platini dan Blatter pun dihukum berat yakni dilarang beraktivitas dalam sepakbola selama delapan tahun. Namun, dalam proses banding ke Komite Banding FIFA, hukuman Platini dipangkas menjadi enam tahun.

Platini yang merasa tidak puas dengan banding itu, mengajukan lagi banding terakhir ke Pengadilan Arbitrase Olahraga, CAS, sebagai upaya untuk menghapus hukumannya tersebut.

Namun dari hasil investigasi CAS yang diumumkan di Lausanne, Swiss, Senin (9/5/2016) malam WIB, CAS menolak banding untuk menganulir hukuman Platini tersebut.

Sebagai gantinya, CAS hanya mengurangi jatah hukuman Platini dari enam tahun menjadi empat tahun. Denda untuk Platini pun dikurangi dari 80 ribu franc Swiss (sekitar Rp1,1 miliar) menjadi 60 ribu franc Swiss (sekitar Rp823 juta).

Tiga orang yang tergabung dalam Panel CAS tidak yakin dengan legitimasi pembayaran sebesar 2 juta franc Swiss pada 2011. Menurut Platini, uang tersebut adalah bayaran atas pekerjaan sebagai konsultan Blatter pada 1998-2002.

Panel CAS menilai pembayaran tersebut “tidak adil” dan mengandung “konflik kepentingan”. Meski demikian, Panel CAS melihat hukuman FIFA terlalu berlebihan dan membuat mereka akhirnya memangkasnya. Demikian dikutip Soccerway.

CASFIFAMichel PlatiniUEFA