Cassano Bicara Soal Kegagalan Bersinar di Real Madrid

Football5star.com, Indonesia – Mantan penyerang timnas Italia, Antonio Cassano, membeberkan rahasia mengenai kariernya yang melempem ketika berseragam Real Madrid. Tampil mentereng bersama AS Roma membuat tim ibu kota Spanyol tersebut sepakat memboyongnya dengan harga 5,5 juta euro.

Cassano datang dengan beban berat. Saat itu, Madrid baru saja kehilangan dua pemain terbaiknya yakni Luis Figo dan Michael Owen. Ia pun mengakui nama besar yang disandang dua pemain tersebut cukup berpengaruh terhadap mental bermainnya.

Fabio Capello
talksport.com

“Pada awalnya, semua berjalan dengan baik. Real Madrid merekrutku untuk menggantikan Figo dan Owen. Mereka berdua merupakan peraih Ballon d’Or. Saat itu aku pikir kehadiranku cukup spesial di sana,” katanya.

“Ketika itu umurku masih 23 tahun. Senang rasanya berada satu klub dengan dua pemain idola seperti Zinedine Zidane dan Ronaldo. Namun, ketika jarang dimainkan, aku sering ngambek tidak jelas,” tambah Cassano.

Kariernya pun tidak terlalu berjalan mulus. Musim berikutnya, ia langsung dipinjamkan ke Sampdoria dan dikontrak permanen pada 2008. Total, pemain kelahiran Bari tersebut hanya mampu menyumbang dua gol dari 19 pertandingan untuk publik Santiago Bernabeu.

“Suatu hari, aku marah di ruang ganti dan memaki Fabio Capello dalam bahasa Italia dan Spanyol. Setelah setahun terus menerus bertikai dengan semua orang di klub, aku pergi,” tuturnya.

Comments
Loading...