Catatan Apik Guardiola Pecundangi Taktik 4-3-3 Milik Klopp

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan ini, Minggu (7/2/2021) pencinta Liga Inggris akan disajikan partai bigmatch antara Liverpool vs Manchester City di Stadion Anfield. Kedua tim tentu sama-sama mengusung kemenangan.

City membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi mereka di pumcak klasemen Liga Inggris. Sementara tim tuan rumah wajib raih tiga poin untuk mengangkat mental setelah kekalahan 0-1 dari Brighton di pekan ke-22 Liga Inggris.

Juergen Klopp boleh sedikit percaya diri menghadapi Pep Guardiola. Dari lima pertemuan terakhir di Liga Inggris, Klopp meraih 4 kemenangan. Selain itu, dari 20 kali perjumpaan kedua pelatih di semua kompetisi, Klopp meraih 9 kemenangan sedangkan Guardiola 8 kali.

Misi Pep Guardiola Hapus Kutukan di Stadion Anfield
getty images

Yang menarik, kedua pelatih saat pertemuan di Liga Inggris cukup sering menggunakan formasi 4-3-3. Dua kali Guardiola mengusung formasi ini saat melawan Liverpool mampu meraih kemenangan.

Kemenangan pertama Guardiola gunakan formasi 4-3-3 atas Liverpool terjadi pada 3 Januari 2019 di Stadion Etihad. Pep menemaptkan Sergio Aguero, Leroy Sane dan Rahem Sterling di lini depan. 2-1 City menang dengan gol yang dicetak oleh Aguero dan Leroy Sane.

Guardiola kembali meraih kemenangan mengusung formasi itu saat melawan Liverpool di ajang Community Shield 2019-20. Sayangnya kemenangan ini diraih City lewat babak adu penalti. Trio lini depan City saat itu diisi oleh Rahem Sterling, Leroy Sane dan Bernardo Silva.

Formasi 4-3-3 Milik Klopp

Catatan lebih apik justru ditorehkan Klopp dengan formasi 4-3-3. Pria Jerman itu pertama kali menggunakan formasi ini saat melawan Guardiola di musim 2016-17. Saat itu, Klopp hanya mampu meraih hasil imbang 1-1.

Baru di musim 2017-18, tiga kali gunakan formasi 4-3-3 hadapi Guardiola, Klopp menyapu bersih dengan kemenangan. Musim lalu, Juergen Kloop kembali gunakan formasi 4-3-3 saat hadapi City di Anfield dan hasilnya pasukan The Reds menang 3-1. Tiga gol kemenangan The Reds saat itu dicetak Fabinho, Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Yang menjadi catatan menarik lainnya, formasi 4-3-3 milik Klopp pernah dua kali dipecundangi Guardiola dengan skor telak. Pertama di musim 2017-18, formasi 4-3-3 Liverpool tak berdaya dan menyerah 5-0 dari City yang mengusung formasi 3-4-1-2.

Guardiola kembali mampu menaklukkan 4-3-3 milik Klopp dengan skor telak pada musim lalu. Mengusung formasi 4-2-3-1, City membobol gawang Liverpool sebanyak 4 kali di Stadion Etihad.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More