Ceres-Negros Bangkrut, Bali United Bisa Diuntungkan

Football5Star.com, Indonesia – Klub yang segrup dengan Bali United di AFC Cup 2020, Ceres-Negros disebut-sebut bangkrut. Mereka disebut mengalami kesulitan keuangan dan ditinggal pergi para pemainnya.

Pandemi virus COVID-19 memang membuat klub-klub kelimpungan soal dana. Liga Filipina jua sampai saat ini masih mengambang. Mereka sebenarnya berencana berencana menggulirkan kembali kompetisi pada 21 Maret tapi nyatanya sampai saat ini belum juga berlanjut.

Kondisi itu membuat klub-klub mulai kesulitan mencari dana, termasuk Ceres-Negros yang bahkan dikabarkan bangkrut. Mereka bahkan sudah mulai ditinggalkan pemain-pemainnya.

Hasil Piala AFC 2020: Bali United Dipecundangi Ceres Negros

“Ini (tanpa kompetisi) sangat tidak baik bagi klub, mengingat Ceres merupakan salah satu tim besar di Asia. [Dampak] Virus di Filipina sangat buruk. Setidaknya ada 600 kasus setiap harinya,” kata pemainnya, Josh Grommen dikutip The World Game.

Kasus COVID-19, menurut Grommen, memang sangat memengaruhi hal ini. Sepak bola Filipina bahkan disebutnya sudah di ujung tanduk. Hal itulah yang membuat dia mulai ancang-ancang mencari klub anyar.

“Saat ini saya sedang mencari klub, mungkin di Asia Tenggara seperti Thailand, atau negara lainnya, India. Tapi dengan situasi seperti sekarang, sangat sulit untuk datang ke negara lain. Saya kini mencoba mencari klub NPL di Brisbane agar kondisi fisik tetap bugar,” tutup dia.

Meski disebut bangkrut, tapi Ceres-Negros punya kewajiban main di AFC Cup. Bali United bisa saja diuntungkan kalau wakil Filipina itu mundur. Apalagi, pada pertemuan pertama, pasukan Stefano Cugurra Teco itu takluk empat gol tanpa balas.