Cerita di Balik Ciuman Paul Scholes dan Gary Neville

Football5star.com, Indonesia – Insiden unik terjadi di kandang Manchester City pada 17 April 2010. Dua pemain Manchester United, yaitu Gary Neville dan Paul Scholes, berciuman di tengah hijaunya rumput Etihad Stadium. Kenapa demikian?

Ketika itu, Setan Merah tengah tertinggal 4 poin dari Chelsea dalam perburuan gelar juara Liga Inggris musim 2009/2010. United yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga kans mereka meraih gelar juara harus bertandang ke kandang rival sekota mereka, Manchester City.

Pertandingan bertajuk Derbi Manchester saat itu memang berjalan ketat. Hingga 90 menit laga berjalan, belum ada gol yang tercipta.

Namun, pada menit ketiga masa injury time, Man United yang bertindak sebagai tim tamu akhirnya berhasil memecah kebuntuan. Umpan silang Patrice Evra dari sisi kiri disambut tandukan Paul Scholes dan mampu merobek gawang The Citizens, yang saat itu dijaga Shay Given.

gary neville-paul scholes
Youtube

Setelah Scholes mencetak gol, sorotan penikmat sepak bola saat itu sedikit teralihkan dengan apa yang terjadi. Setelah Neville memeluk rekan setimnya tersebut, secara tiba-tiba ia memberikan sebuah ciuman ke bibir Scholes.

Tentu saja hal tersebut sangat mengejutkan karena biasanya seorang pesepak bola akan memberikan ciuman di kening atau di pipi. Namun jarang yang melakukannya di bibir.

Aksi itu pun segera menimbulkan pertanyaan tentang preferensi seksual keduanya, apalagi baik Scholes dan Neville diketahui sudah beristri. Namun Neville kemudian mengungkapkan bahwa ia hanya sekadar tidak bisa membendung kebahagiaannya.

“Beberapa orang mengecam saya, tapi saya bicara dengan beberapa rekan setim dan mereka bilang mereka akan melakukan hal yang persis sama dengan saya (mencium Scholes) jika mereka ada di dekatnya. Saya hanya sangat gembira saat itu,”  kata Neville seperti dilansir Manchester Evening News.

Scholes sendiri menanggapinya dengan enteng. “Ciuman di bibir dari Neville layak dilakukan setelah meraih kemenangan atas City.”