Cerita Irfan Bachdim, Dipandang Sebelah Mata di Belanda

Football5Star.com, Indonesia – Penyerang PSS Sleman, Irfan Bachdim, mengaku sempat dipandang sebelah mata ketika masih berkarier di Belanda. Namun ketika di Indonesia dan gabung Persema Malang, menjadi titik balik bagi Bachdim.

Memang, Irfan Bachdim sempat menimba ilmu di Belanda, seperti bersama FC Utrecht sejak 2003 hingga 2009. Bermain di Jong Utrecht sampai 2007, Bachdim lantas promosi ke tim utama pada 2007. Namun, minimnya jam terbang membuatnya kemudian hijrah ke klub Belanda lain, yakni Haarlem dan SV Argon sebelum ke Indonesia 2010 silam.

Namun demikian, Bachdim mengaku sempat mendapatkan perlakuan berbeda ketika masih muda di Utrecht. Dia dianggap sebelah mata hingga adanya keenjangan perlakuan.

instagram.com/ibachdim

“Mereka selalu memandang sebelah mata pemain muda yang direkrut dari akademi. Alhasil kemampuan saya tak berkembang karena jarang mendapat kesempatan,” ungkap Irfan Bachdim dikutip dari kanal YouTube Marc Klok.

Lalu, Bachdim pun kemudian memutuskan untuk ke negara ayahnya, Indonesia. Nah di tanah air inilah karier Bachdim mengalami kebangkitan. Bergabung dan tampil apik bersama Persema Malang, dia pun lantas dipanggil memperkuat Timnas Indonesia.

“Bagi saya bermain di Persema adalah kesempatan kedua dalam karier saya. Lalu saya dipanggil (ke Timnas Indonesia) jelang turnamen (Piala AFF 2010). Yang membanggakan, saya langsung dipasang sebagai starter melawan Malaysia pada laga perdana dan mencetak gol,” pungkas Irfan Bachdim.

FC UtrechtIrfan BachdimTimnas Indonesia