Cerita Lorenzo Cabanas Soal Uang 100 Dollar, Naik Tank, hingga Laga Persija vs Persib

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain Persija dan Persib asal Paraguay, Lorenzo Cabanas mengenang saat dirinya melakoni pertandingan kedua tim di Liga Inodnesia.

Kepada media Paraguay, Rabu (13/5/2020) Cabanas menceritakan bagaimana Persija vs Persib merupakan salah satu pertandingan klasik di Liga Indonesia yang sangat gil dan penuh dengan tensi tinggi.

“Pertandingan Persija vs Persib jika dimainkan akan mengundang banyak suporter fanatik dan semua menjadi gila saat pertandingan dimulai,” kata Cabanas.

Cerita Lorenzo Cabanas Soal Uang 100 Dollar, Naik Tank, hingga Laga Persija vs Persib2
simamaung

“Pda satu kesempatan saya ingat bahwa klub kami terbang menuju kota tempat tim saingan kami berada. Dari hotel, kami harus menggunakan tank perang untuk bisa sampai ke stadion, bisakah kau percaya itu?” kenang Cabanas.

“Itu adalah sesuatu yang mengejutkan karena sifat pertandingan ini memang berbahaya. Dalam pertandingan sebelumnya, mereka pergi dengan bus dan menghancurkan beberapa blok stadion. Itu hal yang gila,” tambah Cabanas.

Pemain bernama lengkap Lorenzo Guzman Cabanas Ayala ini juga menceritakan bagaimana ia akhirnya bisa menjadi bintang di Indonesia.

Menurut Cabanas, dirinya memang kurang mendapat kesempatan saat berkarier di Paraguay. Karenanya ia memutuskan untuk hijrah ke Indonesia pada 2005.

“Mungkin di sini di Paraguay saya tidak memiliki begitu banyak peluang dan saya memutuskan untuk mencoba keberuntungan saya di sana. Saya bermain 5 tahun di Indonesia dan jalannya cukup baik bagi saya,”

“Awalnya memang cukup rumit tetapi di tahun berikutnya saya bisa menetap. Hidup di sana murah, kehiduapan dengan 100 dollar bisa bertahan dengan baik selama satu bulan,” kata Cabanas.

“Sebenarnya aku ingin kembali ke Indonesia. Tetapi ketika anakku lahir, aku punya urusan cukup banyak di sini (Ciudad del Este, kota kelahiran Cabanas),”

Menjadi pelatih di Paraguay

Lorenzo Cabanas sudah pensiun sebagai pesepak bola. Pria berusia 38 tahun itu ditunjuk sebagai asisten pelatih di klub Divisi Utama Liga Paraguay, 3 de Febrero. Selain sebagai asisten pelatih, Cabanas juga merangkap sebagai pelatih tim U-23 pada tahun kelimanya bersama klub tersebut.

Cabanas dua tahun berkostum Persib pada rentang 2007-2009.Dua musim bersama skuat Pangeran Biru, pria kelahiran Ciudad del Este, Paraguay itu tampil 60 kali dan mencetak 12 gol.

Sebelum gabung Persib Bandung, Cabanas juga pernah membela dua klub Indonesia lainnya. Ada nama Persija Jakarta dan Persiba Balikpapan yang turut menghiasi perjalanan karier Cabanas.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More