Cerita Perjuangan Kiper Persebaya Ketika Dinyatakan Positif COVID-19

Football5star.com, Indonesia – Penjaga gawang Persebaya Surabaya, Andhika Ramadhani, mengaku sempat frustrasi ketika dinyatakan positif COVID-19 beberapa waktu lalu. Andhika pun mengatakan bahwa semangat untuk bergabung bersama Bajol Ijo membuatnya bisa cepat pulih.

Andhika dinyatakan positif mengidap COVID-19 beberapa saat sebelum dikontrak Bajol Ijo. Ia pun sempat menjalani karantina di RS. Lapangan selama lima hari sebelum dinyatakan pulih.

“Sebelum saya bergabung dengan tim saya pernah positif (COVID-19). Saat itu pastinya down, bukan saya saja, orang tua juga,” beber Andhika Ramadhani dikutip dari laman resmi Persebaya.

Andhika Ramadhani - Persebaya - Covid-19 - @cakdhik 2
instagram.com/cakdhik

“Padahal kondisi saya baik-baik saja, bugar, gak ada gejala. Sampai dokternya heran, kenapa saya bisa sampai tertular padahal secara kondisi tidak ada masalah.”

“Waktu saya karantina, saya mikir gak bisa lama-lama di sini. Saya ingin segera bergabung dengan tim, saya ingin segera dikontrak Persebaya. Kalau kata dokter semangat itu bisa bikin badan produksi imun lebih banyak dan bisa cepat sembuh. Tentu dibarengi makan makanan bergizi dan jaga kebersihan diri,” kata Andhika menambahkan.

Setelah dinyatakan pulih, Andhika memberikan dukungannya kepada seluruh pasien positif COVID-19. Ia pun meminta kepada masyarakat untuk tak memberi label negatif kepada seluruh pasien positif.

“Saya berdoa dan bagi pengalaman ke teman-teman biar mereka cepat sembuh. Saya tekankan ini penyakit yang bisa dilawan dan bisa sembuh.”

“Untuk masyarakat juga saya minta memberi dukungan jangan malah berpikir negatif ke pasien, karena dukungan orang terdekat itu penting,” tutup Andhika.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More