Cerita Rooney yang Tertekan di Akhir Karier bersama Manchester United

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker Manchester United, Wayne Rooney mengingat lagi momen cukup berat yang ia alami di akhir-akhir kariernya bersama tim berjuluk Red Devils tersebut. Di akhir kariernya, Rooney memang sempat jadi musuh suporter United.

Hal itu lantaran Rooney yang enggan untuk melakukan perpanjangan kontrak. Menurut Rooney, ada penyebab mengapa ia menunda untuk memperpanjang masa baktinya di Old Trafford.

Gol Terbaik Rooney Bukan Bicycle Kick Saat Lawan Manchester City

“Hubungan saya dengan Sir Alex Ferguson sedikit terpukul karena saya mencoba untuk memikirkan gambaran yang lebih luas soal masa depan dan klub ini.” ucap Rooney seperti dikutip Football5star.com dari Marca, Selasa (24/11/2020).

“Jelas hubungan saya dengan suporter juga terpukul pada 2010 saat mereka meminta saya pergi dari klub. Saya memahami rasa frustasi para penggemar,” tambah Wayne Rooney.

“Kami menjual pemain penting seperti Tevez dan Ronaldo dan ketika United bertanya kepada saya tentang kontrak lima tahun berikutnya, saya hanya menginginkan jaminan karena saat itu saya sedang memasuki puncak karier,”

Dikatakan Rooney, bahwa jaminan yang ia maksud ialah soal kebijkan klub untuk mendapatkan pemain bagus dan rencana manajemen untuk membangun tim yang lebih baik di masa depan.

“Saya benar-benar menginginkan jaminan karena kami sudah menjual pemain, jadi siapa yang bakal mereka rekrut? Apakah kami bisa membangun tim selama tiga tahun setelahnya? Di situlah saya mulai banyak berpikir ulang tentang kontrak baru itu”

Pada akhirnya Rooney memperpanjang kontraknya di Old Trafford setelah berbicara dengan David Gill. Pada 2017, Rooney memutuskan untuk hijrah dari United ke klub pertamanya, Everton.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More