Cerita Toni Kroos yang Pernah Bohongi Bayern Munich

Football5star.com, Indonesia – Hampir semua pemain Jerman ingin berseragam Bayern Munich. Begitu pula dengan gelandang sekaliber Toni Kroos.

Toni Kroos sudah berada di Bayern Munich sejak usia 17 tahun. Kala itu ia didatangkan dari akademi Hansa Rosctok pada 2006. Pada usia yang cukup belia sang gelandang berhasrat main di tim utama.

Peluangnya untuk menembus skuat utama cukup besar. Namun, ia sadar tidak akan mudah baginya tampil konsisten di sana. Saat itu yang ada dipikirannya adalah pindah ke klub lain yang bisa memberinya jaminan.

sport1.de

Semua cara pun ditempuh pemain yang kini berseragam Real Madrid. Termasuk berbohong terkait cedera yang diderita demi bisa hengkang.

“Saya pikir Bayern tidak akan mengizinkan saya pindah jika saya fit. Jelas bahwa cedera akan memakan waktu lama. Saya tidak bermain banyak sebelumnya dan kemudian semuanya menjadi satu sehingga saya diizinkan pergi ke Leverkusen,” ungkap Kroos seperti dilansir Sport1, Jumat (7/8/2020).

“Tidak ada yang tahu bahwa saya berbohong pada tim medis sampai saya berbicara di sini. Saya tidak pernah mengklraifikasi itu. terutama ketika diketahui bahwa itu benar-benar legamen saya yang robek. Saya tidak ingin menjelaskan hal itu terjadi dalam sepak bola,” ia menambahkan.

Menembus tim utama Bayern Munich 2007 silam, Toni Kroos kemudian dipinjamkan ke Bayer Leverkusen dua tahun kemudian. Setahun berselang gelandang 30 tahun dipanggil pulang ke Die Roten dan tampil memukau sebelum hijrah ke Real Madrid.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More