Cesare Prandelli Merasa Ada Pelanggaran di Gol Penentu Romelu Lukaku

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Fiorentina, Cesare Prandelli, merasa dirugikan oleh wasit ketika timnya dikalahkan Inter di Coppa Italia, 2-1, (13/1/21). Tapi Prandelli banggat La Viola berhasil memaksa Inter bermain sampai extra time.

Fiorentina gagal menang melawan Inter ketika Romelu Lukaku mencetak gol tepat di penghujung babak tambahan kedua. Tapi Prandelli merasa seharusnya wasit mengecek VAR karena ada pelanggaran dari Lukaku terhadap Lucas Martinez Quarta. Bek asal Argentina itu juga menunjukkan foto luka di lehernya di sosial media selepas laga.

“Ada kekecewaan dan penyesalan yang luar biasa, tetapi kami juga bangga dengan penampilan kami, karena satu menit lagi kami akan mendorong Inter ke adu penalti. Saya yakin gol kemenangan harus ditinjau oleh VAR, karena 30 detik sebelum akhir, wasit perlu menunjukkan lebih banyak kebijaksanaan,” ucap Prandelli seperti dilansir Football5Star.com dari Football Italia.

Fiorentina saat ini masih berjuang untuk lolos dari zona degradasi. Prandelli berharap performa ini bisa membuat kepercayaan skuad tumbuh.

“Penampilan akhir-akhir ini bagus, dan jelas kami masih perlu melepaskan diri dari zona bahaya di Serie A. Tapi kami berharap pertandingan ini bisa membantu kepercayaan diri kami untuk tumbuh. Kami membutuhkan lebih banyak kepercayaan diri saat menghadapi momen-momen tertentu dalam pertandingan,” kata Cesare Prandelli.

Franck Ribery harus kembali menderita cedera. Christian Kouame yang menjadi penggantinya berhasil mencetak gol di laga itu.

“Saya tidak ragu dia akan bermain bagus. Tanpa siapa pun dalam peran trequartista, kami dapat memiliki dua striker, tetapi ketika ada pemain di antara lini, itu menjadi rumit. Saya menyukai pengalaman bersama Dusan Vlahovic dan Kouame (di depan), tetapi itu hanya karena kami memiliki tiga gelandang,” kata mantan pelatih timnas Italia itu.

Cesare PrandelliFiorentinaInter Milan