Cetak Brace, Bek Muda PSG Tetap Saja Kecewa Berat

Football5Star.com, Indonesia – Tanguy Kouassi, bek muda Paris Saint-Germain (PSG), tampil apik saat menghadapi SC Amiens, Minggu (16/2/2020) dini hari WIB. Dia mencetak brace pada pertandingan tersebut. Meskipun demikian, dia tetap saja tak bahagia.

Hal yang membuat Tanguy Kouassi tetap kecewa berat, PSG hanya imbang 4-4. Dia menilai brace yang dibuat ke gawang Amiens tersebut tak berarti apa-apa karena gagal membuahkan kemenangan bagi Les Parisiens.

Tanguy Kouassi mencetak dua gol saat PSG imbang 4-4 dengan Amiens SC.
thesun.co.uk

Brace-ku? Benar bahwa aku mencetak dua gol dan berkontribusi pada hasil imbang ini. Namun, aku lebih memilih pulang dengan tiga poin dari pertandingan tadi,” ujar Tanguy Kouassi selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari Canal Supporters.

Bek berumur 17 tahun itu lebih jauh mengatakan, “Kami memulai pertandingan dengan buruk, tertinggal 1-3 pada babak pertama. Namun, di ruang ganti, pelatih mendorong kami sehingga mampu membalikkan keadaan dan menunjukkan karakter. Sayangnya, kami teledor pada detik-detik terakhir dan hanya pulang dengan satu poin.”

Terlepas dari kekecewaan yang dirasakan, Kouassi tetap saja harus bangga dengan brace-nya itu. Dia kini tercatat sebagai pemain termuda kedua yang membuat dua gol dalam satu laga bagi PSG pada kancah Ligue 1.

Saat PSG menghadapi Amiens, Tanguy Kouassi berumur 17 tahun 253 hari. Dia hanya lebih tua 41 hari dari sang pemegang rekor, Leonel Justier. Pada Maret 1976, Justier membuat dua gol ketika Les Parisiens menghadapi Nimes Olympique.