Cetak Hat-trick, Gabriel Jesus Samai Jejak Neymar

Football5Star.com, Indonesia – Gabriel Jesus tampil apik saat Manchester City menghadapi Dinamo Zagreb, Kamis (12/12/2019) dini hari WIB. Dia memborong 3 dari 4 gol The Cityzens dalam kemenangan 4-1 pada matchday VI Liga Champions tersebut. Hal itu membuat dia menyamai jejak Neymar.

Hat-trick ke gawang Dinamo Zagreb adalah yang kedua bagi Gabriel Jesus di kancah Liga Champions. Sebelumnya, dia juga menjejalkan tiga gol dalam satu laga ketika Manchester City menggasak Shakhtar Donetsk 6-0 pada 7 November 2018.

Gabriel Jesus kini ingin ketajamannya terus terjaga demi membantu Manchester City meraih trofi juara.
manchestereveningnews.co.uk

Dua hat-trick pada kancah Liga Champions sama dengan yang ditorehkan Neymar. Bedanya, bintang timnas Brasil tersebut melakukannya bersama dua klub. Hat-trick pertama dibuat saat Barcelona menang 6-1 atas Celtic FC pada musim 2013-14. Sementara itu, hat-trick kedua dicetak pada musim 2018-19 ketika Paris Saint-Germain menang 6-1 atas Crvena Zvezda.

Selain Neymar dan Gabriel Jesus, hanya ada dua pemain Brasil lain yang mengemas lebih dari satu hat-trick. Sama dengan keduanya, Adriano juga membukukan dua kali hat-trick. Sementara itu, rekor hat-trick terbanyak masih dipegang Luiz Adriano dengan tiga kali menjejalkan trigol pada ajang ini.

Gabriel Jesus Ingin Terus Cetak Gol

Di samping menyamai Neymar, ada catatan lain di balik trigol yang dibuat Gabriel Jesus. Dia menjadi pemain Brasil pertama yang mengemas 10 gol pada ajang Liga Champions sebelum berumur 23 tahun. Sepanjang sejarah, dia pun hanya pemain ke-10 yang mampu melakukannya.

Mengenai catatan apik itu, Gabriel Jesus bangga. Namun, dia tak terlalu berlebihan menyikapinya. “Ini spesial. Ketika kecil, aku sudah berpikir tentang Liga Champions. Aku ingin bermain, aku ingin mencetak gol, aku menginginkan bola. Bagiku, mencetak gol dan hat-trick adalah momen yang sangat spesial,” urai dia seperti dikutip Football5Star.com dari laman resmi UEFA.

Lebih jauh, dia mengaku lega karena dapat kembali ke performa terbaik dan menjalankan fungsinya. “Aku harus melakukan pekerjaanku, yaitu mencetak gol dan menolong tim, dengan atau tanpa bola. Bulan lalu, aku tak mencetak gol dan merasa sangat buruk karena tak mampu membantu rekan-rekanku,” ucap dia lagi.

Gabriel Jesus berharap ketajamannya tak akan menurun lagi. “Sekarang, gol-gol mulai berdatangan lagi. Tentu saja aku bahagia. Namun, aku tak boeh berhanti. Aku harus terus mencetak gol,” ucap dia.

Comments
Loading...