Chelsea Biasanya Menang Usai Ganti Manajer

Chelsea baru saja memutus ikatan kerja dengan manajer Jose Mourinho. Kini, mereka sudah harus bersiap menghadapi Sunderland di Premier League pada Sabtu (19/12). Menilik rekor yang diraih sebelumnya, The Blues seharusnya tetap percaya diri. Sebab, mereka lebih sering menang pada laga perdana usai ditinggal manajer lama.

Mengesampingkan nasib Mourinho sekarang ini, Sejak Roman Abramovich masuk menjadi pemilik pada 2003 sudah ada empat pergantian manajer Chelsea pada tengah musim. Pertama kali manajer yang diganti di tengah musim oleh Abramovich juga Mourinho. Dia berhenti pada 19 September 2007.

Saat itu, Chelsea langsung bertandang ke markas Manchester United pada 23 September 2007 di Premier League. Hasilnya, The Blues yang ditangani Avram Grant menyerah kalah 0-2.

Pemecatan manajer pada tengah musim yang kedua terjadi pada 9 Februari 2009. Kali ini, Luiz Felipe Scolari terpental dari jabatannya dan digantikan oleh Guus Hiddink. The Blues kemudian berlaga di babak 16-besar Piala FA di kandang Watford pada 14 Februari 2009. Hasilnya adalah kemenangan 3-1 atas tuan rumah.

Pemberhentian manajer ketika musim masih berjalan yang ketiga oleh Abramovich tercipta pada 4 Maret 2012. Andre Villas-Boas mesti kehilangan jabatannya sebagai manajer. Dia kemudian digantikan oleh Roberto Di Matteo yang langsung menangani Chelsea di babak 16-besar Piala FA. Saat itu, The Blues dibawanya menang 2-0 di kandang Birmingham City.

Adapun pemecatan manajer keempat yang terjadi pada tengah musim tercipta pada 21 November 2012. Saat itu, Di Matteo digantikan Rafael Benitez yang langsung melakukan debut pada 25 November 2012. Kala itu, Chelsea bermain imbang 0-0 dengan Manchester City di kandang sendiri dalam ajang Premier League.

Fakta ini memperlihatkan Chelsea lebih sering menang pada laga perdana di tangan manajer baru. Mereka meraup satu kali kalah, dua kali menang, dan sekali seri. Namun, patut dicermati, mereka belum menang ketika laga digelar di Premier League.