Conte: Rudiger Harus Diapresiasi, Bukan Dicaci

Football5Star.com, Indonesia – Antonio Rudiger jadi korban tindakan rasialisme saat Chelsea menjamu AS Roma di Liga Champions, Kamis (19/10/2017). Menanggapi hal itu, Antonio Conte merasa pemainnya perlu diberi apresiasi, bukan dicaci. Terlebih ia pernah menjadi andalan Il Lupi musim lalu.

Pada lanjutan Liga Champions Grup C, Rabu (1/11/2017) dinihari WIB, untuk pertama kalinya Rudiger akan balik ke Olimpico sebagai lawan. Conte pun tak tahu apakah pemainnya itu akan kembali menjadi korban tindakan rasis atau tidak.

“Saya tidak tahu. Saya kira fans AS Roma sangat bergairah. Dalam kasus ini, Rudiger sudah bermain untuk Roma selama bertahun-tahun dan dia pantas mendapat penghormatan berupa tepuk tangan,” kata Conte seperti dikutip Express, Senin (30/10/2017).

zimbio.com

Dengan apa yang telah mereka lakukan ketika itu, Conte berharap Romanisti tahu apa yang telah mereka lakukan dan dampaknya terhadap klub yang didukung. Mantan pelatih Juventus juga terkejut dengan aksi tersebut dilakukan untuk menyerang mantan pemain.

Pada laga yang berlangsung di Stamford Bridge itu terdengar ejekan yang diduga datang dari tribun suporter Roma. Mereka menyindir Rudiger dan menirukan suara monyet saat si pemain sedang menguasai bola.

Kasus ini pun akan ditindak oleh Komisi Disiplin dan Etika UEFA pada 16 November mendatang. Sebuah video kejadian disebut-sebut menjadi bukti penguat untuk menjatuhkan hukuman kepada Roma.

Selama bermain untuk Roma, Rudiger sudah sangat sering mendapat tindakan rasis dari suporter lawan. Bahkan, dia sempat mengatakan bahwa main di Italia bak mimip buruk untuknya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More