Conte Samakan Romelu Lukaku dengan Pemain American Football

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, memberikan pujian kepada striker Romelu Lukaku setelah kemenangan 3-0 di kandang Genoa, Minggu (26/7/2020) dini hari WIB. Dia merasa terkesan melihat performa striker asal Belgia yang mencetak 2 dari tiga gol I Nerazzurri pada giornata ke-36 Serie A itu.

Antonio Conte menyebut Lukaku sebagai sosok unik. Dalam pandangannya, eks striker Everton dan Manchester United itu adalah pemain sepak bola yang bertipikal pemain american football.

“Romelu (Lukaku) bukan tipikal pesepak bola pada umumnya. Meskipun bertinggi 1,9 meter, dia begitu cepat. Dia adalah ujung tombak, tapi dari tengah lapangan, dia menyerang seperti pemain american football,” ujar Antonio Conte selepas laga Genoa vs Inter Milan seperti dikutip Football5Star.com dari Tuttomercatoweb.

tuttomercatoweb.com

Keunikan dan kemampuan apik itulah yang membuat Conte ngotot mendatangkan Lukaku dari Manchester United. Meski mengakui sang pemain masih memiliki kekurangan, dia tak pernah kehabisan kepercayaan.

“Saya berkeras memiliki dia di sini dan dia masih dapat memperbaiki lagi sentuhan bola dan menyerang gawang dengan tipuan. Dia masih berumur 27 tahun. Jika mau terus berkembang, dia akan lebih menjulang,” ucap Conte.

Butuh Quattrick Beruntun

Dalam laga melawan Genoa, Romelu Lukaku tampil luar biasa. Dia membuka skor dengan sundulannya memanfaatkan umpan Cristiano Biraghi. Lalu, saat pertandingan memasuki injury time, dia mencetak gol penutup setelah menerima umpan manis dari Marcelo Brozovic.

Tambahan dua gol saat tim asuhan Antonio Conte menekuk Genoa itu punya arti tersendiri bagi Lukaku. Dia mengonsolidasi posisinya di urutan ketiga pada daftar marcatori Serie A musim ini dengan 23 gol. Dia kini unggul 4 gol dari Francesco Caputo yang gagal menambah pundi-pundi golnya saat Sassuolo dikalahkan Napoli.

Meskipun demikian, harapan untuk merebut capocannoniere terbilang tipis bagi Romelu Lukaku. Itu karena dia terpaut 8 gol dari Ciro Immobile yang memuncaki marcatori. Dengan dua laga tersisa, agak sulit membayangkan striker andalan Conte itu mencetak quattrick beruntun.

Sepanjang kariernya, Romelu Lukaku baru sekali mencetak quattrick. Hal itu dilakukan saat Everton menang 6-3 atas Bournemouth pada musim 2016-17. Kala itu, dia melesakkan tiga gol dengan tendangan kaki kirinya dan satu gol dengan sepakan kaki kanannya.

Antonio ConteGenoaInter MilanLiga ItaliaRomelu Lukakuserie a