Inter Milan Dipaksa Adu Penalti oleh Tim Kasta Ketiga

Football5star.com, Indonesia – Hampir saja langkah Inter Milan terhenti sejak dini di Coppa Italia 2017-18. Inter dipaksa melakoni adu penalti oleh tim Serie C, alias kasta ketiga Liga Italia, Pordenone Calcio, pada babak 16-besar di Stadio Giuseppe Meazza, Rabu (13/12). Beruntung, Inter lolos dari lubang jarum berkat kemenangan 5-4.

Inter sejatinya tampil dominan di laga ini meski menurunkan tim lapis kedua. Pelatih Luciano Spalletti sengaja mencadangkan beberapa pemain utama seperti Mauro Icardi, Samir Handanovic, Miranda, Antonio Candreva, dan Ivan Perisic. Posisi di bawah mistar ditugaskan kepada Daniele Padelli, sedangkan ujung tombak utama diisi Andrea Pinamonti.

Inter mendapat peluang pada menit ke-21 melalui Yann Karamoh. Namun, usahanya masih dapat diamankan kiper Pordenone, Simone Perilli. Pordenone pun mampu menebar ancaman pada menit ke-31 melalui usaha Simone Magnaghi. Akan tetapi, Padelli sukses melakukan penyelamatan. Babak pertama laga berakhir imbang tanpa gol.

Daniele Padelli, Inter Milan,
Twitter @inter_en

Selepas jeda, Spalletti menarik Pinamonti dan memasukkan Marcelo Brozovic. Hal tersebut membuat Eder menempati posisi ujung tombak. Empat menit babak kedua berjalan, Inter Milan mendapat peluang melalui Roberto Gagliardini. Tetapi usahanya dipatahkan Perilli.

Kegagalan dalam memutus kebuntuan membuat Perisic dan Icardi dimasukkan untuk menggantikan Yann Karamoh dan Dalbert. Namun, masuknya kedua pemain tak mampu membuat Inter memecah kebuntuan. Skor kacamata bertahan sampai waktu normal berakhir. Inter terpaksa melalui babak tambahan waktu untuk keempat kalinya secara beruntun di ajang Coppa Italia.

Bahkan, hingga babak tambahan waktu ditempuh, kedua klub masih belum bisa menghasilkan gol. Alhasil, adu penalti pun dibutuhkan untuk menghasilkan pemenang pertandingan. Bagi Inter, nasib sial ini sekaligus menghentikan tren selalu mencetak gol pada 19 laga kandang terakhir di Coppa Italia.

Beruntung dewi fortuna mulai menghampiri Inter pada drama adu penalti. Inter keluar sebagai pemenang setelah unggul 5-4 pada babak adu penalti. Padelli menjadi bintang kemenangan setelah menggagalkan dua tendangan penalti lawan, sedangkan satu tendangan lainnya melambung di atas gawang. Kemenangan membuat Inter Milan memastikan tempat di babak perempat final.

SUSUNAN PEMAIN

Inter Milan: 27-Daniele Padelli; 55-Yuto Nagatomo, 37-Milan Skriniar, 13-Andrea Ranocchia, 29-Dalbert (9-Mauro Icardi 80′); 11-Matias Vecino, 5-Roberto Gagliardini; 7-Joao Cancelo, 23-Eder, 17-Yann Karamoh (44-Ivan Perisic 67′); 99-Andrea Pinamonti (77-Marcelo Brozovic 46′)
Pelatih: Luciano Spalletti

Pordenone: 1-Simone Perilli; 2-Giovanni Formiconi, 4-Mirko Stefani, 26-Alessandro Bassoli, 23-Leonardo Nunzella (6-Giulio Parodi 117′); 21-Gianvito Misuraca, 8-Salvatore Burrai, 5-Luca Lulli; 10-Emanuele Berrettoni (17-Patrick Ciurria 97′), 11-Miguel Sainz-Maza (3-Michele De Agostini 79′), 27-Simone Magnaghi
Pelatih: Leonardo Colucci

Comments
Loading...