COVID-19 Bikin Klub Liga Inggris Terancam Bangkrut

Football5star.com, Indonesia – Tim Liga Inggris, Burnley, saat ini sedang berada dalam situasi krisis finansial akibat wabah COVID-19. Menurut CEO klub, Mike Garlick, The Clarets hanya memiliki dana untuk bertahan hingga bulan Agustus nanti.

Krisis yang diakibatkan oleh wabah COVID-19 membuat Liga Inggris harus dihentikan hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini pun membuat klub-klub kecil seperti Burnley kehilangan sumber pemasukan dan mengalami kerugian yang sangat besar.

“Faktanya adalah, jika kompetisi musim ini tak selesai sementara liga musim depan masih belum pasti kapan akan digelar, maka kami akan kehabisan uang pada bulan Agustus nanti,” kata Mike Garlick seperti dikutip dari Mirror.

Burnley - Mick Garlick - Liga Inggris - lancs. live
Sky Sports

“Hal itu menjadi sebuah fakta. Saya tak bisa mewakili klub-klub lainnya karena saya tak tahu kondisi finansial mereka. Saya hanya bisa bicara mewakili Burnley,” sambung Garlick menambahkan.

Jika musim 2019-20 tak dapat dilanjutkan, maka The Clarets akan kehilangan pemasukan dari hak siar televisi sebesar 45 juta Poundsterling. Selain itu, mereka juga akan kehilangan pemasukan dari tiket sebesar 5 juta Pounsterling apabila Liga Inggris musim ini dilanjutkan secara tertutup.

“Burnley akan kehilangan pemasukan dari tiket pertandingan sebesar 5 juta Pounsterling apabila sisa pertandingan musim 2019-20 dilanjutkan secara tertutup. Selain itu, Burnley juga akan kehilangan dana hak siar sebesar 45 juta Poundsterling apabila musim ini tak dilanjutkan,” tulis pernyataan lengkap The Clarets.