Cristiano Ronaldo Tolak Di-endorse Pemerintah Arab Saudi

Football5star.com, Indonesia – Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dikabarkan menolak untuk di-endorse pemerintah Arab Saudi lewat Dewan Pariwisata Arab. Sebelumnya, Dewan Pariwisata Arab Saudi berencana untuk mengendorse pemain asal Portugal itu untuk melakukan kampanye promosi pariwisata.

Dikutip Football5star.com dari The Telegprah, Minggu (24/1/2021), pihak Dewan Pariwisata Arab bahkan siap membayar Ronaldo dengan nilai 6 juta euro per tahun untuk melakukan kampanye pariwisata Arab Saudi. Kabarnya, nilai yang sama juga diajukan kepada Lionel Messi.

Cristiano Ronaldo yakin Juventus masih bisa bersaing dengan AC Milan dan Inter Milan dalam perebutan Scudetto musim ini.

Kabar yang beredar, Ronaldo menolak untuk terlibat dengan pemerintah Arab Saudi disebabkan kecaman kepada Negeri Timur Tengah itu dari sejumlah organisasi Hak Asasi Manusia seperti Human Rights Watch dan Amnesty Internasional.

Namun pihak Ronaldo sendiri saat ditanya soal penolakan itu belum memberikan keterangan resmi. Sedangkan pihak Messi juga belum memberikan jawaban terkait tawaran tersebut.

Beberapa waktu lalu, Dewan Pariwisata Arab berencana untuk merilis kampanye ‘Visit Saudi’ pada awal Maret 2021. Kampanye Visit Saudi ini bertujuan untuk mengundang wisatawan di seluruh dunia untuk datang ke Arab Saudi.

Atlet seperti Ronaldo di-endorse untuk menggambarkan citra positif negera tersebut. Ini bukan untuk pertama kali, pemerintah Arab Saudi melakukan kerjasama dengan aktor sepak bola.

Pada 2019, Arab Saudi menjadi tempat laga final Piala Super Spanyol. Ini menjadi bagian dari kesepakatan kerjasama antara pemerintah Arab Saudi dengan Federasi Sepak Bola Spanyol, RFEF. Kabarnya kerjasama antara RFEF dengan Arab Saudi mencapai angka 120 juta euro untuk durasi tiga tahun.

Di tahun yang sama, petinju asal Inggris, Anthony Joshua juga menggelar pertandingan melawan Andy Ruiz di salah satu situs warisan UNESCO, Al Turaif, Riyadh, Arab Saudi.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More