Dampak Positif dari Predikat Aubameyang sebagai Top Skor

Football5star.com, Indonesia – Mampu memenangi penghargaan sepatu emas di Liga Inggris menjadi sebuah kebanggaan tersendiri buat Pierre-Emerick Aubameyang. Terlebih, bersama Sadio Mane dan Mohamed Salah, penyerang Arsenal itu bisa memberikan dampak positif buat pemain-pemain asal Afrika.

Pierre-Emerick Aubameyang merupakan pemain yang bergabung dengan Arsenal dari Borussia Dortmund pada Januari 2018. Musim lalu, penyerang berusia 30 tahun itu bisa mengemas 22 gol di Liga Inggris.

Torehan tersebut membuatnya berhak atas gelar sepatu emas atau pencetak gol terbanyak. Namun, ia tidak sendirian, penghargaan itu juga menjadi milik dua pemain Liverpool, Mohamed Salah dan Sadio Mane.

“Dapat memenangi sepatu emas sangat berharga buat saya. Selain itu, saya juga bangga karena bisa berbagi trofi ini dengan Sadio Mane dan Mohamed Salah,” kata Aubameyang dikutip Football5star.com dari situs resmi Arsenal.

“Saya menyukai kedua pemain tersebut. Kami bertiga sama-sama menjadi perwakilan dari Afrika. Jadi, trofi ini menjadi pertanda bagus buat benua kami,” ucapnya.

Buat Aubameyang, keberhasilannya menjadi top skor Premier League memiliki kebanggaan tersendiri buatnya dan masyarakat Afrika. Ia yakin, penghargaan tersebut dapat menjadikan pemain-pemain Afrika akan semakin disegani.

“Afrika selalu memiliki tempat spesial di hati dan pikiran saya. Saya benar-benar bangga bisa menjadi perwakilan dari Benua ini di Premier League,” kata Aubameyang.

“Masyarakat Afrika mencintai sepak bola, sama seperti masyarakat dunia umumnya. Bagi saya sebuah kebanggaan tersendiri bagi saya bisa memberikan prestasi besar bagi masyarakat saya dengan menggunakan kesempatan saya saat menjadi bagian dari Arsenal.” ucapnya.

Comments
Loading...