Bara Api Terselubung Antara Ceballos dan Modric


Football5star.com, Indonesia – Pertarungan sengit terjadi saat Kroasia menjamu Spanyol di Stadion Maksimir, Kamis (15/11/2018). Laga tersebut dimbumbui friksi antara dua pemain Real Madrid, yakni Luka Modric dan Ceballos.

Ban kapten Kroasia melekat di lengan Modric. Sedangkan Ceballos kembali dipercaya pelatih Luis Enrique untuk mengisi lini tengah Spanyol.

Kroasia susah payah mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2. Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Andrej Kramaric (54′) dan Tin Jedvaj (69′ & 90+3′). Itu membuat gol Ceballos (56’) dan penalti Sergio Ramos (78’) gagal membuahkan poin bagi La Furia Roja.

Modric dan Ceballos beberapa kali terlibat duel di lapangan tengah. Pada menit ke-22, ayunan tangan Modric mengenai wajah Ceballos. Insiden itu menyulut emosi keduanya hingga saling dorong meski berdiri tak jauh dari wasit.

Setelah laga usai, gosip ketidakharmonisan Modric dan Ceballos muncul. Namun, kabar miring tersebut mendapat sanggahan dari kedua belah pihak.

“Saya punya sedikit masalah dengan Modric (saat melawan Kroasia). Tidak ada yang serius dan hanya terjadi di lapangan. Luka adalah pemain dan pria yang hebat,” tutur Ceballos, seperti dikutip Football5star dari Marca.

Modric menimpali komentar Ceballos. “Dia membela negaranya dan saya membela negara saya. Itu wajar, kami sudah berpelukan. Saya yakin kami akan memiliki lelucon soal itu di Madrid,” jelasnya.

Bara Api Terselubung
Luka Modric Dani Ceballos Real Madrid-AS
Luka Modric menggantikan Dani Ceballos di Real Madrid (AS)

Musim perdana Dani Ceballos bersama Real Madrid tidak berjalan mulus. Pemain yang dibeli dari Real Betis itu hanya tampil sebanyak 22 kali dalam berbagai kompetisi sepanjang 2017-18. Pelatih saat itu, Zinedine Zidane, lebih memercayakan lini tengah kepada Luka Modric, Toni Kroos dan Casemiro.

Kendati demikian, Ceballos menyadari bahwa tidak mudah menembus skuat inti di klub sebesar Madrid. Pengalaman musim lalu dijadikannya pelajaran untuk menimba ilmu dari para seniornya, termasuk Modric.

Ceballos pun mengaku kagum terhadap kualitas Modric. “Saya ingin menjadi seperti Luka (Modric) dan Toni Kroos suatu hari nanti,” ungkap pemain berusia 22 tahun tersebut.

Di bawah kendali Julen Lopetegui, Ceballos mendapat angin segar. Dia kerap dipercaya turun ke lapangan pada musim panas ini. Keputusan tersebut tidak lepas dari kondisi Modric yang kelelahan setelah membantu Kroasia menjadi runner-up di Piala Dunia 2018.

Seiring berjalannya waktu, Modric kembali merebut posisinya di tim inti Los Blancos. Dia perlahan menemukan bentuk permainan dan kondisi fisik terbaiknya seperti sedia kala. Praktis, hal tersebut mengancam posisi Ceballos.

Statistik Dani Ceballos vs Luka Modric-Real Madrid
Statistik Dani Ceballos vs Luka Modric di La Liga 2018-19 (Football5star)

Apalagi, Lopetegui tak lagi ada di kursi pelatih Madrid setelah dipecat pada pengujung Oktober lalu. Status Santiago Solari yang tadinya hanya caretaker telah dipermanenkan oleh manajemen klub. Tidak ada jaminan Ceballos bakal bermain sesering ketika bersama pelatih sebelumnya.

Saat melawan Kroasia, Dani Ceballos boleh saja mengatakan persaingannya dengan Luka Modric hanya sebatas komitmen untuk memberi yang terbaik bagi Spanyol. Kenyataannya, rivalitas antara kedua pemain tersebut bakal terus terjadi selama masih berkostum Real Madrid. Semata-mata demi membuktikan siapa yang lebih layak bermain di skuat inti.

Comments
Loading...