Dapat Gelar Sindiran ‘Lord’, Ini Reaksi Bendtner

Striker Wolfsburg, Nicklas Bendtner, merasa kecewa dengan persepsi publik yang menganggap dirinya sebagai seorang pemain “badut”. Dia merasa publik tidak memberikan penilaian yang adil kepada dirinya.

Seperti diketahui, Bendtner adalah pemain yang sering mengeluarkan kata-kata unik ketika berhadapan dengan media. Tak heran Bendtner mendapatkan gelar ‘Lord’ yang sesungguhnya merupakan sebuah sindiran terhadap tingkah polahnya.

“Aku tidak lagi mengabulkan semua permintaan wawancara. Aku lelah digambarkan sebagai seorang idiot,” ujar Bendtner, dilansir The Guardian.

Ketidakpercayaan Bendtner pada media juga berlanjut soal hambatannya di musim ini yaitu jarang mendapatkan waktu bermain. Eks ujung tombak Arsenal ini hanya diturunkan sebagai pemain inti di tiga pertandingan musim ini dan lebih sering masuk ke lapangan dengan status sebagai pemain cadangan.

“Jurnalis yang aku percayai sekalipun tidak bisa menggambarkan kekecewaan saya ketika tidak bermain,” sambungnya.

Terlepas dari kekecewaannya dengan media dan juga kegelisahannya karena tidak bermain, Bendtner masih yakin ia bisa menjadi penyerang di klub papan atas Eropa. Ia juga siap membuktikan kata-katanya dengan usaha keras.

“Anda bisa bertanya kepada siapapun di Wolfsburg: Apakah Nicklas ada di pusat kebugaran sebelum berlatih? Apakah Nicklas ada di pusat kebugaran setelah berlatih? Dan semua orang akan mengonfirmasi bahwa aku melakukan hal-hal itu.”

Bendtner menyiratkan bahwa ia sedang membangun fisiknya terutama karena ia sering dikritik malas berlari untuk membantu pertahanan. Menurutnya, hal ini baru ia ketahui.

“Aku selalu memiliki gairah yang besar, namun terkadang tidak diimbangi dengan sudut pandang yang benar. Aku selalu berpikir bahwa kewajiban penyerang hanya untuk mencetak gol,” tuntas dia.

Comments
Loading...