Ginola: Kurang Ajar Kalau Neymar Tinggalkan PSG

Rencana Neymar untuk meninggalkan Paris Saint-Germain (PSG) ditentang oleh mantan penyerang klub, David Ginola. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap klub ibu kota setelah transfer besar-besaran pada 2017 silam.

Ginola menganggap, seharusnya pemain 26 tahun tersebut mematuhi kontrak awal yang disepakati. Selain itu, jika benar-benar hengkan maka dirinya akan mengkhianati para fans yang sudah berharap banyak pada dirinya.

“Pada akhirnya, dia memang pantas disalahkan karena statusnya di klub. Apalagi dia pernah menyinggung soal momen terbaik dalam kariernya adalah ketika menyingkirkan PSG dari Liga Champions. Sangat tidak memikirkan perasaan para penggemar. Apalagi jika sekarang dia ingin pergi,” ucap Ginola dikutip dari SPORT.

David Ginola

“Para fans semakin tidak sabar dengan situasi yang ada sekarang. Wajar saja karena mereka sudah dijanjikan sesuatu yang besar. Namun, pada akhirnya hal itu tidak kunjung terwujud hingga sekarang,” tuturnya lagi.

PSG menggelontorkan dana 222 juta euro yang langsung menjadi rekor baru sejarah belanja pemain. Dengan biaya segitu besar, Neymar direncanakan bermain untuk tim ibu kota Prancis itu hingga 2022 mendatang. Namun, dengan situasi saat ini, rencana itu bakal sulit terwujud.

Neymar beberapa kali terlibat masalah indisipliner. Mulai dari tak hadir latihan, memukul fans, hingga menghina wasit. Belum lagi cedera akut yang dideritanya. Musim lalu saja, cukup lama mantan pemain Santos tersebut meninggalkan lapangan hijau.

Comments
Loading...