David Villa Ungkap Penyesalan Terbesarnya Sebagai Pemain

Football5star.com, Indonesia – Mantan striker timnas Spanyol, David Villa, menandai pensiunnya dengan sebuah penyesalan. Ia menyesal tidak pernah merumpur di Premier League sepanjang kariernya.

Selama ini karier David Villa lebih banyak dihabiskan di tanah kelahirannya, Spanyol. Di sana ia memperkuat beberapa klub seperti Sporting Gijon, Real Zaragoza, Valencia, Barcelona, dan Atletico Madrid.

Setelah itu ia pergi ke Amerika Serikat untuk berkostum New York City FC. Pemain yang sukses membawa Spanyol juara Piala Dunia 2010 lalu itu kemudian menutup kariernya di Jepang dengan memperkuat Vissel Kobe.

David Villa, Barcelona
FC Barcelona

Padahal ia sering mendapat penawaran untuk bermain di Premier League. Namun, tawaran yang datang dari Manchester City maupun Liverpool ditolak.

“Saya sangat ingin bermain di Premier League. Tapi saya membuat keputusan dan rasanya tidak adil untuk mengeluh bahwa saya melewatkan sesuatu ketika saya punya karier yang sangat lengkap. Namun tetap saja tidak bermain di Inggris jadi sebuah penyesalan,” kata Villa kepada Marca, Kamis (21/11/2019).

“Saya merasa sangat beruntung atas semua pengalaman yng saya punya selama ini. Saya tidak ingin mengubah apa pun,” sambung pemain berusia 37 tahun tersebut.

David Villa memutuskan gantung sepatu pada pekan ini. Namun, ia baru benar-benar berhenti bermain pada Januari nanti setelah kompetisi Liga Jepang berakhir.

Kendati tidak pernah bermain di Premier League, pemain berjuluk El Guaje pernah menyakiti klub asal Inggris, Manchester United. Pada musim 2010-2011 satu golnya membuat Barcelona menang 3-1 atas United di final Liga Champions.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More