De Bruyne & Silva Fit, Taktik Man. City Sulit Dibaca Lawan

Manajer Manchester City, Manuel Pellegrini, merasa gembira dengan kondisi Kevin De Bruyne dan David Silva. Menurut Pellegrini, dengan kehadiran dua pemain tersebut di lapangan, permainan Man. City menjadi tidak mudah ditebak.

Persaingan juara Premier League musim ini sempat diramaikan oleh Man. City. Akan tetapi, performa The Citizens perlahan merosot dan kini hanya menempati posisi keempat klasemen.

Kans juara Man. City pun kian menipis setelah terpaut 12 angka dari pemuncak klasemen, Leicester City. Badai cedera yang beberapa kali menghantui memang cukup merepotkan Pellegrini.

Silva yang menjadi kreator serangan Man. City dalam beberapa musim terakhir kerap kesulitan tampil maksimal akibat kondisi fisik yang tidak bugar. De Bruyne pun belum lama pulih dari cedera ligamen pada Januari lalu.

Hasil positif diraih Man. City seiring kembali maksimalnya permainan Silva dan De Bruyne. The Citizens meraih dua kemenangan beruntun untuk pertama di Premier League sejak Oktober 2015 lalu.

Tiga poin menjadi milik Man. City berkat kemenangan 2-1 atas West Bromwich City di Stadion Etihad, Sabtu (9/4). Kemajuan yang ditunjukkan Man. City dianggap tidak lepas dari apiknya penampilan De Bruyne dan Silva.

Pellegrini berharap Man. City bisa terhindar dari cedera. Manajer asal Cile itu merasa terbantu ketika para pemain kuncinya fit untuk diturunkan.

“Ketika Kevin De Bruyne ada di pinggir lapangan bersama saya dan David Silva bermain dengan rasa sakit, permainan kami mudah terbaca ketika menurunkan Jesus Navas dan Raheem Sterling di sektor sayap,” kata Pellegrini.

“Itu yang hal bagus ketika semua pemain fit dan manajer bisa memilih semua pemain yang diinginkan. Itu sangat mudah untuk bermain dengan tim ini,” tandasnya.

“Saya bisa mengandalkan sayap atau menerobos lewat tengah. Kami bisa bermain bersama dan bertahan. Kami harus membawa bola dari bek sayap, dan jika bisa melakukan itu, kami bisa bermain bersama,” ujar Pellegrini.

“Saya juga bisa terbantu untuk merotasi tim. Kami bermain di Liga Champions, dan jika ingin bugar, Anda harus merotasi pemain dan tampil di level yang sama. Saya akan mencoba dan membantu tim finis di posisi terbaik,” tegasnya.

Comments
Loading...