Debut Elok di Liga Spanyol, Luis Milla Langsung Moncer

Football5star.com, Indonesia – Mantan pelatih timnas Indonesia, Luis Milla Aspas, tengah berbangga. Pasalnya, putra kesayangannya, Luis Milla Manzanares, baru saja melakoni debut di kasta teratas Liga Spanyol alias LaLiga Santander bersama klub barunya, Granada.

Pada pertandingan pekan pertama Liga Spanyol musim ini, Granada mencatat kemenangan 2-0 atas tamunya, Athletic Bilbao, di Estadio Nuevo Los Carmenes, Minggu (13/9/2020 dini hari WIB. Hebatnya, pada laga debutnya Luis Milla Manzanares langsung tampil moncer.

Setelah Yangel Herrera mencetak gol pertama bagi Granada pada menit ke-49, giliran Luis Milla junior yang beraksi. Empat menit berselang, gelandang berumur 25 tahun itu memastikan kemenangan Granada melalui gol perdananya di Liga Spanyol.

Penantian lama Luis Milla Manzanares terbayar tuntas. Debut LaLiga yang baru dilakoni dalam usia 25 tahun, langsung disempurnakan dengan gol dan kemenangan. Hal yang juga disambut gembira oleh sang ayah, Luis Milla Aspas.

“Pada September 1984, saya melakoni debut di LaLiga dengan mencetak gol dan hari ini, 36 tahun kemudian, kamu juga melakukannya. Semua hal terjadi karena alasan dan kamu layak mendapatkannya. Besok kamu bakal terus bekerja keras dan semakin lebih baik. Bangga padamu. Selamat @luismilla_6!,” kata Luis Milla Aspas di Instagram.

Luis Milla Manzanares bergabung dengan Granada sejak 31 Juli 2020. Sebelumnya, dia memperkuat Atletico Madrid C, SS Reyes, Rayo Vallecano B, Alcorcon, Guijuelo, Fuenlabrada, dan Tenerife.

“Terkadang mimpi bisa menjadi kenyataan. Saya sangat senang dengan kemenangan tim. Kerja bagus untuk memulai musim ini. Sekarang, saatnya beristirahat dan memikirkan duel hari Kamis. Ayo Granada!” ungkap Luis Milla Manzanares di Instagram terkait debutnya.

Perjuangan Berliku Luis Milla Manzanares

Luis Milla (Instagram.com/luismillacoach)
Instagram @luismillacoach

Berbeda dengan sang ayah, Luis Milla Manzanares memang tak mudah dalam meniti karier menuju pentas tertinggi sepak bola di Spanyol. Sang ayah dikenal berkat sepak terjangnya bersama tiga klub elite Spanyol: Barcelona, Real Madrid, dan Valencia.

Sementara sang putra, harus jatuh bangun dalam menaikkan derajat kariernya. Pada awal karier, dia harus meniti dari klub-klub semenjana Atletico Madrid C, SS Reyes, Rayo Vallecano B, Alcorcon, Guijuelo, Fuenlabrada, dan Tenerife.

Beban berat dipikulnya dalam membawa nama besar sang ayah. Tak sedikit memang pesepak bola muda yang kariernya anjlok karena orang tuanya mantan bintang besar. Akan tetapi, tekanan itu agaknya bisa dilewati Luis Milla Manzanares.

Namanya pernah menjadi sorotan bersama Fuenlabrada pada leg 2 babak 32 besar Copa del Rey. Ketika itu, dia berhasil membobol gawang bekas klub ayahnya, Real Madrid di Santiago Bernabeu, 29 November 2017.

Milla mencetak gol yang cukup indah. Berawal dari bola liar di depan kotak penalti Madrid yang langsung disambar Luis Milla melalui tendangan keras dan meluncur deras ke gawangr Keylor Navas. Sayangnya, skor 2-2 pada laga itu membuat Fuenlabrada tersingkir dengan agregat 2-4. Pada leg pertama, mereka kalah 0-2 dari Real Madrid.

Kini, Luis Milla junior bisa membuka kembali asa untuk bisa semengilap ayahnya. Debut elok sudah dilaluinya selang 8.281 hari dari yang dilakukan Luis Milla Aspas bersama Barcelona pada 1984 silam. Bukan mustahil karier sang anak bisa lebih baik dari ayahnya.

“Dia mengirimi pesang singkat mengatakan kalau dia tegang. Sekarang dia akan menikmatinya. Ini menjadi mimpi dia juga dan tentu dia senang Granada memberikan kepercayaan kepadaku,” ucap Luis Milla Manzanares soal ayahnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More