Dejan Antonic Buka Sura Soal Insiden di Gelora Bung Tomo

Football5star.com, Indonesia – Pelatih Madura United, Dejan Antonic, mengaku kecewa dengan sikap yang ditunjukkan oleh para suporter Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada Sabtu (19/6). Ia mengaku kecewa karena insiden tersebut membuat pertandingan harus dihentikan sebelum usai.

Di penghujung pertandingan antara Persebaya vs Madura United, para suporter tim tuan rumah yang hadir di stadion berusaha untuk memasuki lapangan pertandingan sebagai bentuk protes atas kinerja buruk Bajul Ijo di atas lapangan. Selain itu, mereka juga menyakalan flare yang memaksa wasit harus menghentikan pertandingan.

“Kami harus menyampaikan permohonan maaf karena pertandingan diselesaikan sebelum peluit akhir. Kalau bicara diuntungkan ataupun dirugikan, kedua tim diuntungkan dan juga dirugikan,” kata Dejan Antonic di sesi jumpa pers pasca pertandingan.

twitter.com/MaduraUnitedFC

“Tetapi hal terpenting dari pertandingan kali ini, tidak ada pemain yang cedera di luar pertandingan dan pemain juga selamat dengan kondisi sudah banyak asap. Sekali lagi kami mohon maaf karena ada sekitar 2 atau 3 menit yang tidak diselesaikan,” imbuh pelatih asal Serbia itu.

Selain Dejan Antonic, PSSI juga membuka suara terkait insiden ini. Pihak Federasi pun siap memberikan hukuman kepada pihak Bajul Ijo yang gagal mengontrol perilaku dari para suporternya yang hadir di dalam stadion.

“Nanti Match Commisioner akan membuat laporan terlebih dahulu dan diserahkan ke komdis PSSI. Dari sana, komdis baru sidang dan menentukan hukuman yang akan dijatuhkan,” kata Direktur Media dan Promosi Digital PSSI, Gatot Widiakto dikutip dari Tribun Jatim.

dejan antonicMadura UnitedPersebaya Surabayapiala indonesia