Dekati Conte, Chelsea Dituduh Tidak Sopan

Kepala Asosiasi Pelatih Sepak Bola Italia, Renzo Ulivieri, mengkritik upaya Chelsea dalam mendekati pelatih timnas Italia, Antonio Conte. Ulivieri menyebut Chelsea tidak punya sopan santun.

FIGC telah mengumumkan bahwa Conte akan meninggalkan jabatan sebagai pelatih timnas Italia setelah gelaran Piala Eropa 2016 berakhir. Conte disebut rindu melatih di level klub.

Rencana kepergian Conte beriringan dengan rumor tentang masa depannya. Mantan pelatih Juventus itu dikabarkan telah didekati Chelsea untuk menjadi manajer pada musim depan.

Ulivieri sebenarnya tak masalah dengan kepergian Conte. Ulivieri sadar bahwa pelatih 46 tahun itu pasti akan meninggalkan kursi pelatih Azzurri cepat atau lambat. Namun, dia menyayangkan cara Chelsea dalam mendekati Conte. The Blues dikabarkan tidak izin lebih dulu ke FIGC sebelum mendekati Conte.

“Kita semua sudah tahu cepat atau lambat Conte akan meninggalkan tim nasional. Namun, ada satu hal yang saya sesali. Klub itu mengontak seorang pelatih tim nasional tanpa permisi. Hal ini menunjukkan bahwa kita hidup di dunia yang gagal menerapkan pendidikan dan sopan santun,” ujar Ulivieri.

Desas-desus kepergian Conte ke Chelsea sejatinya bukan barang baru. Rumor itu telah beredar sejak Chelsea memecat Jose Mourinho, Desember lalu. Ketika itu, nama Conte langsung masuk sebagai salah satu kandidat suksesor Mourinho. Dia dianggap sosok yang cocok untuk jadi manajer Chelsea.

Comments
Loading...