Denda 4,3 Juta Pounds untuk Watford

Football5Star.com, Indonesia – Jelang akhir masa transfer pemain, Watford harus mengeluarkan uang sekitar 4,3 juta pounds. Uang itu dikeluarkan bukan untuk mendatangkan pemain baru, melainkan guna membayar denda yang dijatuhkan English Football League (EFL). Watford dinyatakan membuat laporan keuangan palsu pada 2014 dalam upaya mengukuhkan pengambilalihan kepemilikan oleh Gino Pozzo.

Menurut laporan BBC, sebenarnya denda yang dijatuhkan kepada The Hornets lebih besar, yakni 5,75 juta pounds. Namun, denda tersebut dikurangi karena pihak Watford yang dianggap mau bekerja sama.

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, The Hornets dinyatakan bersalah karena laporan keuangan yang menyatakan Pozzo punya cukup data untuk mengambil alih klub ternyata palsu. Menariknya, pihak EFL menyatakan bahwa Pozzo tak tahu-menahu soal hal tersebut.

“Pozzo ataupun direktur lain dan pegawai Watford FC tak mengetahui bahwa surat yang dipermasalahkan ternyata palsu,” terang EFL dalam pernyataan resminya.

Nasib berbeda dialami Raffaelle Riva, Chairman The Hornets saat take over berlangsung. Dia dipastikan mendapat tuntutan dari komisi disiplin EFL terkait kasus ini.

Gino Pozzo mengambil alih kepemilikan The Hornets pada 2012 dari Laurence Bassini. Dua tahun kemudian, pihak klub diminta menunjukkan laporan keuangan yang mengukuhkan proses take over. Itu dilakukan sebelum klub tersebut promosi ke Premier League dengan memenangi laga play-off. Di dalamnya laporan tersebut terdapat jaminan bank yang ternyata palsu.

Gino adalah anak Giampaolo Pozzo, pemilik Udinese yang juga pernah menjadi pemilik klub Spanyol, Granada.

Comments
Loading...