Derbi Manchester, Adu Tangkas David de Gea dan Ederson Moraes

Football5Star.com, Indonesia – Laga penentuan juara. Begitulah beberapa pihak, termasuk Sir Alex Ferguson, menyebut pertandingan Manchester United vs Manchester City alias Derbi Manchester, tengah pekan nanti sebagai penentuan. Sir Alex meyakini, armada Pep Guardiola akan terpeleset sehingga Liverpool yang akan juara Premier League.

Ramalan Sir Alex Ferguson tersebut patut diuji. Pasalnya, Manchester United belakangan ini tengah jeblok. Dalam sembilan laga beruntun, gawang tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer itu tak pernah clean sheet. Pada leg II perempat final, David de Gea bahkan membuat blunder saat menangkap bola tendangan Lionel Messi.

David de Gea kebobolan empat gol saat Manchester United melawan Everton.
standard.co.uk

Ini menjadi pertanyaan besar jelang melawan Manchester City. Apalagi, Manchester United juga dihajar Everton empat gol tanpa balas sebelum Derbi Manchester. Menghadapi The Cityzens dengan lini serang luar biasa, tentu mereka harus ketar-ketir.

Sergio Aguero dkk. tercatat hanya sekali gagal mencetak gol dalam 18 laga beruntun di berbagai ajang. Satu-satunya anomali itu terjadi saat mereka kalah 0-1 pada leg I perempat final Liga Champions di kandang Tottenham Hotspur.

Kelalaian De Gea saat melawan Barcelona akan terus jadi perbincangan. Namun, di mata Ole Gunnar Solskjaer, itu bukan hal besar. Dia tetap menilai De Gea sebagai sosok penting di timnya saat ini. Tak terkecuali pada Derbi Manchester nanti.

Asep/Football5Star.com

“Itu hanya sebuah kesialan bagi penjaga gawang. Sialnya, ketika kesalahan dibuat, itu akan jadi sorotan dan terus diingat,” ujar Solskjaer selepas pertandingan seperti dikutip Football5Star.com dari One Football. “Namun, dia juga membuat beberapa penyelematan fantastis. Secara umum, kontribusinya bagi tin tetap bagus.”

Memang tak adil bila De Gea disudutkan hanya karena blunder pada laga melawan Barcelona itu. Sepanjang musim, kiper asal Spanyol itu tetap menunjukkan kelihaiannya di bawah mistar gawang. Andai bukan dia yang mengawal gawang, Manchester United mungkin akan jauh lebih terpuruk.

Statistik menunjukkan hal itu. Pada gelaran Premier League musim ini, De Gea menyelamatkan 70,19 persen tembakan yang mengarah ke gawangnya. Patut dicatat, ada 153 tembakan yang dihadapinya dalam 34 penampilan bersama Manchester United pada Premier League musim ini. Persentase itu menempatkan De Gea di posisi keempat di antara para kiper yang menghadapi setidaknya 100 tembakan.

Ederson Lebih Santai

Berdasarkan jumlah tembakan yang dihadapi sepanjang musim ini, De Gea ada di posisi keempat. Hanya Lukasz Fabianski (West Ham United, 185), Neil Etheridge (Cardiff City, 183), dan Ben Foster (Watford, 158) yang menghadapi lebih banyak tembakan dari kiper timnas Spanyol itu.

Jika dibandingkan, De Gea jauh lebih sibuk dibanding Ederson. Dari jumlah tendangan yang mengarah ke gawang, Ederson hanya menghadapi kurang dari 100 tembakan. Hingga laga melawan Tottenham Hotspur, kiper Manchester City itu hanya menghadapi 72 tembakan. Di antara para kiper utama klub-klub Premier League musim ini, hanya Wayne Hennessey (Crystal Palace) yang menghadapi lebih sedikit tembakan.

Ederson tampil sangat baik saat Manchester United menang atas Tottenham Hotspur.
standard.co.uk

Satu hal yang menjadi poin negatif, tingkat penyelamatan Ederson tidak terlalu bagus. Dari 72 tembakan yang mengarah ke gawangnya, hanya 50 yang berhasil diselamatkan mantan kiper Benfica itu. Artinya, tingkat penyelamatan kiper asal Brasil itu hanya 69,44 persen. Itu sedikit lebih buruk dari De Gea.

Meskipun demikian, Pep Guardiola tak pernah mengeluh atau mengkritik sang kiper. Dia puas oleh penampilan Ederson yang bertindak sebagai sweeper. Dalam konsepnya, seorang kiper memang harus menjadi pelindung bagi empat pemain belakang.

“Saya senang karena dia bermain lebih ke depan. Kiper harus menolong back four kami dengan umpan-umpan panjang dan dia itu sempurna. Setelah itu, dia harus lebih tepat,” kata Guardiola seperti dikutip dari London Evening Standard. “Jika dia mampu membangun serangan dengan lebih baik, para gelandang kami pun akan mendapatkan bola dalam kondisi lebih baik.”

Terlepas dari hal itu, ketangkasan Ederson tetaplah hal yang paling penting pada laga-laga penting. Tak terkecuali ketika meladeni Manchester United di Stadion Old Trafford nanti. Kalah tangkas dari De Gea, bukan tak mungkin ramalan Sir Alex Ferguson akan terwujud.

Comments
Loading...