5 Momen Tak Terlupakan dari AC Milan vs Inter Milan

Football5star.com, Indonesia – Akhir pekan ini akan tersaji pertandingan akbar yang mempertemukan dua klub asal kota Milan. Pada Senin (18/3)
dini hari waktu Indonesia pekan depan, akan tersaji laga AC Milan vs Inter Milan. Selayaknya sebuah derbi, laga nanti jelas sarat dengan gengsi.

Gengsi yang terbangun tidak lepas dari latar belakang berdirinya kedua klub. AC Milan, yang berdiri pada 1899, mewakili kalangan kelas pekerja. Mereka jelas tidak mau kalah dengan Inter, yang saat itu dikenal dengan petinggi-petinggi borjuisnya. Bumbu lintas kelas itulah yang semakin menambah sengit persaingan.

Sengitnya pertandingan antara AC Milan vs Inter Milan menyisakan sejumlah momen-momen tak terlupakan yang jadi torehan sejarah duel tim sekota tersebut. Terhitung, sudah 110 tahun berlalu semenjak keduanya bertanding di Porta Milan, 1909 lalu.

Menariknya, momen-momen paling fenomenal tersebut kerap terjadi di luar teknis pertandingan, bahkan tidak jarang cukup absurd sifatnya. Pernah ada suatu kejadian eksekusi penalti gagal karena sebuah lemon. Pernah juga ada satu pertandingan yang ditinggalkan begitu saja oleh wasit karena gangguan dari tribun.

Sang Pemula
Della Madonnina - Football5star

Berbicara soal derbi, tidak lengkap rasanya jika tidak menyinggung soal gol. Layaknya laga sarat gengsi, kejar mengejar gol kerap terjadi untuk menghindari rasa malu di akhir laga jika mengalami kekalahan. Tapi, tidak banyak yang tahu siapa nama pertama yang tercatat di papan skor sepanjang sejarah digelarnya Derbi della Madonnina.

Campo Milan di Porta Monforte menjadi saksi bisu pertemuan historis ini bermula. Pada laga yang berkesudahan 3-2 untuk AC Milan tersebut, muncul satu nama Attilio Trere, sebagai pencetak gol pertama di Derbi della Madonnina yang diadakan pada Januari 1909.

Ia melakukannya saat laga belum genap berjalan setengah jam. Keberhasilan Trere sebagai pencetak gol pertama derbi dipastikan tidak akan dipecahkan oleh siapa pun.

Gagal Penalti Karena Lemon
AC Milan - Benito Lorenzi - Football5star
inter.it

Tindakan konyol dilakukan oleh penyerang Inter, Benito Lorenzi, saat laga derbi pada musim 1957/58. Ketika itu, timnya dihukum penalti oleh wasit pada penghujung pertandingan. Kedudukan masih 1-0 untuk keunggulan Inter berkat gol penalti oleh Guido Vincenzi. Lorenzi yang tak ingin gagal meraih tiga poin, lantas menaruh potongan lemon di titik putih tanpa sepengetahuan wasit.

Hasilnya, eksekusi penalti yang dilakukan oleh Ernesto Cucchiaroni pun melambung jauh dari target. Kejadian itu semakin memperkuat label “Racun” pada diri Lorenzi. Namun, hubungannya dengan Cucchiaroni tidak mengalami masalah. Bahkan, keduanya menjadi rekan satu tim di Napoli mendapatkan julukan “SI Racun”. Bahkan, pada musim berikutnya, Vincenzi dan Cucchiaroni menjadi rekan setim di Napoli.

Hateley, Sang Penyelamat Muka Inggris
Mark Hateley - AC Milan - Inter Milan - Football5star
pinterest.com

AC Milan pernah melakukan transfer absurd dengan dua orang pemain asal Inggris. Pada musim 1983/84, mereka memboyong Luther Blissett dari Watford yang berujung pada melempemnya sang pemain sepanjang kompetisi.

Namun, kegagalan Blissett bersinar di Milan tak membuat manajemen klub kapok mendatangkan pemain lain dari produsen yang sama. Tepat semusim berselang, Rossoneri merekrut Mark Hateley didatangkan dari Portsmouth untuk menggantikan Blisset, yang dikembalikan ke Watford.

Berbeda dengan rekan senegaranya, Hateley mampu punya nasib lebih baik usai aksinya yang berujung kemenangan di derbi pertama di musim 1984/85. Golnya pada menit ke-53 membuat timnya menang atas Inter. Hateley bertahan selama tiga musim di Milan, sukses torehkan 17 gol dari 66 penampilan.

Hipnotis Sandro Mazolla
Sandro Mazzola - AC Milan vs Inter Milan/FOTO OMEGA/DFP/ENRICO LIVERANI MILANO 08/03/1970 CAMPIONATO DI CALCIO DI SERIE A 1969/1970 INTER-MILAN 1-0 - DERBY - NELLA FOTO SANDRO MAZZOLA CONTRASTATO DA GIOVANNI TRAPATTONI SOTTO LA NEVE
wikipedia.org

Inter Milan pernah mengukir sejarah saat deri di musim 1963/63, menghadapi Milan. Salah satu momeng yang paling dikenal dari musim itu adalah gol cepat Sandro Mazolla. Hebatnya, gol dicetak tanpa disentuh sama sekali oleh para pemain AC Milan.

Waktu yang dibutuhkan Mazolla untuk menjebol gawang Rossoneri adalah 13 detik. Berawal dari sepak mula yang dilakukan oleh Beniamino di Giacomo, ia lantas mengoper bola ke Suarez yang langsung meneruskannya ke Corso. Nama terakhir langsung melanjutkan umpan panjang ke Mazolla yang langsung membuat bola kembali ke titik tengah tidak lama setelah itu.

Momen itu, hingga kini tercatat sebagai gol tercepat selama Derbi della Madonnina digelar. Bagi Mazolla, aksi tersebut merupakan awal dari kariernya yang gemilang untuk Inter Milan selama 17 tahun. Ia bertahan di sana hingga memutuskan pensiun pada 1977.

Api Membara di Kepala Dida 
gazzetta.it

Pertandingan perempat final Liga Champions 2004/05 menjadi momen yang sulit rasanya dilupakan dari pertandingan AC Milan vs Inter Milan di seluruh dunia. Bukan soal adu gengsi, bukan soal kejar-kejaran gol, apalagi rekor kemenangan.

Pada momen inilah untuk sesaat, pemain dari kedua klub terlihat bersatu di lapangan, karena situasi yang ada. Dianulirnya gol Esteban Cambiasso membuat fans Inter emosi dan langsung melempari lapangan dengan flare. Salah satunya bahkan mengenai kepala kiper Milan, Nelson Dida.

Pertandingan pun tak selesai karena wasit yang memimpin laga, Markus Merk, malah meninggalkan lapangan pertandingan. Milan pun dihadiahi kemenangan 3-0 karena pihak Inter yang membuat ulah dan pertandingan tidak mampu dilanjutkan.

Milan pun melaju ke babak semifinal untuk bertemu wakil Belanda, PSV Eindhoven, yang pada akhirnya mereka kalahkan. Namun, impian tim bertabur bintang mereka untuk jadi juara musim itu kandas setelah takluk dari Liverpool di final.

Comments
Loading...