Derby della Capitale: 15 Januari Memang Hari Terkutuk bagi AS Roma

Football5Star.com, Indonesia – AS Roma harus menelan pil pahit pada laga Derby della Capitale, Jumat (15/1/2021) waktu setempat. Menghadapi Lazio, tim asuhan Paulo Fonseca takluk 0-3. Tuan rumah hanya butuh waktu 14 menit untuk mencetak gol pertama melalui Ciro Immobile.

Hasil itu memperpanjang puasa kemenangan Roma pada Derby della Capitale. Kini, I Giallorossi telah menjalani empat edisi beruntun Derbi Roma tanpa kemenangan. Rinciannya, dua kali kalah 0-3 dan dua kali imbang 1-1.

Di balik hasil itu pun ada satu fakta menarik. Bagi Roma, 15 Januari rupanya adalah hari terkutuk untuk menjalani laga derbi melawan Lazio. Sepanjang sejarah, mereka selalu kalah dan gagal mencetak gol dalam derbi yang berlangsung pada tanggal tersebut.

Catatan buruk dibuka pada musim 1938-39. Ketika itu, bertindak sebagai tuan rumah, Roma takluk 0-2 dari Lazio. Baru 3 menit laga berjalan, Benedicto Zacconi membobol gawang I Giallorossi. Lalu, Umberto Busani menggandakan keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-39.

Kisah serupa terulang 50 tahun kemudian, tepatnya 15 Januari 1989. Kali ini di kandang I Biancocelesti. I Giallorossi takluk dengan skor 0-1 gara-gara gol tunggal Paolo Di Canio saat pertandingan baru berjalan 25 menit.

Kini, 32 tahun kemudian, 15 januari lagi-lagi jadi hari kelam bagi AS Roma. Menjalani Derby della Capitale di markas Lazio, kekalahan yang dituai justru lebih besar. Satu gol Ciro Immobile dan brace Luis Alberto membuat mereka pulang dengan tangan hampa.

Roma Selalu Sedang di Atas Lazio

Tiga kekalahan dalam Derby della Capitale yang berlangsung pada 15 Januari terasa lebih pedih bagi AS Roma. Pasalnya, pada tiga kesempatan itu, mereka datang dengan modal posisi lebih baik di classifica Serie A. Namun, modal itu tak berarti apa-apa.

Pada 15 Januari 1939, I Giallorossi menatap Derbi Roma dengan keunggulan 2 poin atas I Biancocelesti. Namun, kekalahan 0-2 membuat perolehan poin mereka disamai sang rival sekota. Meskipun demikian, posisi mereka tetap lebih baik berkat keunggulan selisih gol.

Pada 15 Januari 1989, Roma punya keunggulan poin lebih banyak saat menghadapi Lazio. Kala itu, I Giallorossi unggul 5 poin atas I Biancocelesti. Adapun pada 15 Januari 2021, mereka unggul 6 poin atas sang rival sekota.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More