Derby Della Madonnina, Uji Ketangguhan Handanovic vs Donnarumma

Football5star.com, Indonesia – Jelang kick off Derby Della Madonnina antara AC Milan vs Inter Milan di Stadion San Siro, Minggu (21/2/2021), kedua tim bakal konsentrasi penuh untuk bisa meraih hasil terbaik.

Pada Derby Della Madonnina, menarik untuk melihat ketaguhan kedua tim, Samir Handanovic dan Gianluigi Donnarumma mengawal gawang mereka dari gempuran para striker lawan.

Boleh dibilang untuk Serie A Italia musim ini, keduanya adalah kiper terbaik. Tengok saja dari catatan clean sheets. Donnarruma seperti data yang dikutip Football5star.com dari whoscored, 9 kali melakukan clean sheets dari 31 laga di Serie A Italia

interworldwide.com

Sementara Handanovic sedikit lebih banyak. Kiper asal Slovenia itu catatkan 10 kali clean sheets dari 31 pertandingan di Serie A Italia. Keduanya pun terbilang cukup piawai untuk menahan sepakan penalti.

Handanovic mampu menggagalkan 6 kali penalti untuk Inter. Sedangkan Donnarrumma dari 6 kali penalti yang didapat, mampu menggagalkan sebanyak 4 kali. Lantas siapa diantara keduanya yang lebih baik? Jika bicara lebih baik, keduanya sama baiknya.

Namun jika bicara konsistensi, kiper miliki Inter lebih layak dikedepankan. Dari 5 pertandingan terakhir Inter di semua ajang, Handanovic baru kebobolan tiga gol. Sementara Donnarruma tidak cukup konsisten per awal tahun ini.

Gianluigi Donnarumma bukan lagi pemain lokal bergaji tertinggi di Serie A.

Sempat clean sheet di tiga laga pada awal Januari (10-13 Januari 2021), Donnarruma kemudian kebobolan tiga gol saat melawan Atalanta di San Siro. Tak heran jika Stefano Pioli kemudian menggantinya dengan Ciprian Tătăruşanu pada babak perempatfinal Coppa Italia melawan Inter.

Mampu kembali tak kebobolan saat melawan Crotone, Donnarumma kemudian kebobolan empat gol di dua laga Milan terakhir, termasuk saat ditahan imbang 2-2 Crvena Zvezda di leg pertama babak 32 besar Liga Europa.

Penilaian Luca Marchegiani

Meski tidak cukup konsisten di sejumlah laga terakhir Milan, Donnarruma masih dianggap lebih baik dibanding Handanovic. Pernyataan itu disampaikan oleh eks kiper Lazio, Luca Marchegiani.

“Handanovic ialah kiper yang sudah selesai. Dalam beberapa pertandingan terakhir, dia memang sangat bagus. Namun dia tidak memiliki kemampuan alami dibanding dengan kiper-kiper lain di Spanyol atau Jerman. Hal sama juga berlaku sebenarnya untuk Donnarruma,” kata Marchegiani beberapa waktu lalu.

“Tapi karena faktor usainya, Handanovic tidak punya ruang lebih untuk memperbaiki sisi teknis. Potensinya sudah mencapai puncak. Saya pikir Donnarruma memiliki sesuatu yang ektra dalam segala hal,”

“Donnarruma yang pasti memiliki sesuatu yang lebih dibanding dengan kiper milik Inter, Samir Handanovic,” tutup Luca Marchegiani.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More