Eusebio Di Francesco Percaya Sang Anak Tak Rasialis

Banner Footbal Live Star-Football5star

Football5star.com, Indonesia – Kasus Douglas Costa yang meludahi Federico Di Francesco mendapatkan sorotan dari pelatih AS Roma. Eusebio, pelatih AS Roma yang merupakan ayah dari korban meludah dan menyikut Costa percaya anaknya tak melakukan tindakan rasialis.

Saat konferensi pers menjelang laga melawan Real Madrid, Eusebio membantah anaknya sengaja melakukan tindakan rasialis untuk memancing kemarahan Costa. Ia juga jengah dengan berbagai pemberitaan yang menyudutkan anaknya.

“Saya marah atas apa yang mereka (media) katakan kepada Federico. Dia yang diludahi (oleh Costa) dan ia juga tak menerima permintaan maaf,” ujarnya dikutip Football5star dari Football-Italia.

Eusebio justru memuji tindakan sang anak dan menyebutnya dengan pria yang hebat. Ia justru merasakan keanehan dengan perlakuan yang diterima sang anak.

“Saya bangga dengan Federico dan cara dia bersikap seperti pria yang hebat. Justru cara dia diperlakukan tak masuk akal.”

Di Francesco, korban sikut dan ludah Costa dianggap melakukan aksi rasialis. Jengah dianggap rasialis, anak dari pelatih AS Roma itu marah - Football5star - ESPN
ESPN

Eusebio Di Francesco juga menyoroti media sosial. Baginya, di media sosial semuanya menjadi serba terbalik.

“Di media sosial, mereka (warganet) membuat Douglas Costa sebagai korban. Bahkan, ada beberapa orang yang berharap saya dan anak saya mati.”

Aksi tak terpuji Costa ini mendapatkan sorotan dari FIGC, federasi sepak bola Italia. Mereka menjatuhkan hukuman empat pertandingan tak boleh bermain untuk pemain sayap berkebangsaan Brasil yang sempat membela klub Jerman, FC Bayern Munich tersebut.

Comments
Loading...