Di Sevilla, Ivan Rakitic Tak Hanya Temukan Gelar Juara tapi Juga Cinta

Football5star.com, Indonesia – Gelandang asal Kroasia, Ivan Rakitic resmi kembali ke klub lamanya Sevilla. Barcelona resmi melepas pemain 32 tahun itu ke Nervionenses dengan nilai transfer mencapai 11,5 juta euro.

Sevilla memang klub dan kota yang sangat spesial bagi perjalanan karier Rakitic. Di klub ini, Rakitic tidak hanya sekedar meraih gelar juara pada 2013–14, tapi juga cinta dari seorang perempuan yang saat ini sudah memberikannya dua orang anak.

Raquel Mauri, istri dari Rakitic adalah perempuan asli Sevilla yang jatuh cinta kepada Rakitic pada 2011. Makan malam di sebuah hotel menjadi awal dua insan ini saling berbagi cinta dan sayang hingga saat ini.

“Kakak laki-laki saya saat itu mengajak untuk makan di sebuah hotel. Saat itu banyak orang-orang dari klub Sevilla. Saya gugup awalnya dan setelah makan malam, saya tidak bisa tidur,” kenang Rakitic seperti dikutip Football5star.com dari La Nacion, Selasa (2/9/2020).

“Itu seperti bagian dari film romantis ketika semua berjalan lambat. Dia sangat cantik,” ucap Ivan Rakitic mengingat jumpa pertamanya dengan Raquel.

“Saya lalu berkata pada diri saya sendiri, Oke Sevilla, Hala. Saya suka tempat ini. Tapi kamu tahu kata-kata pertama saya saat bertemu dengannya? Halo, karena saya tidak bisa bahasa Spanyol. Itu mengerikan,” tambah Rakitic.

Penolakan dari sang istri

Rakitic menyebutkan saat datang pertama ke Sevilla pada 2011, ia sempat digoda oleh salah satu klub untuk membatalkan kontrak. Tapi pertemuannya dengan Raquel Mauri membuatnya tak mau melakukan hal tersebut.

“Saya akan bermain untuk Sevilla dan saya akan menikahi wanita ini.” ucap Rakitic.

Saat itu Raquel Mauri memang bekerja sebagai pelayan di hotel tempat Rakitic menginap. Menurut Rakitic, tiap pagi selama tiga bulan awal di Sevilla, ia selalu berusaha untuk bisa bertemua dengan Raquel.

“Saya tinggal tiga bulan di hotel tersebut. Setiap pagi saya pergi ke bar untuk minum kopi sambil melihat wanita cantik itu. Saat tahu namanya, saya selalu menyapanya. ‘selamat pagi, Raquel, Kopi dan Fanta jeruk,”

Setelah mengambil kelas bahasa Spanyol, Rakitic akhirnya bisa berkomunikasi dengan Raquel. Menariknya saat itu, Raque justru menolak saat diajak kencan oleh Rakitic. Alasannya karena ia seorang pemain bola yang bisa pergi ke negara manapun.

Namun pada akhirnya takdir membuat kedua pasangan ini menikah dan sekarang kembali ke kota yang membuat cinta tumbuh di keduanya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More