Dicaci dan Dihina, Cerita Nasir Setelah Pindah dari Arema ke Persebaya

Banner E-Magazine Januari 2020

Football5Star.com, Indonesia – Memutuskan pindah dari Arema FC ke Persebaya Surabaya merupakan suatu keputusan yang besar bagi Nasir. Pasalnya, dirinya harus menanggung cacian yang dilancarkan para suporter Arema lantaran keputusannya tersebut.

Nasir sendiri memang telah resmi menjadi pemain Persebaya Surabaya. Dirinya telah bergabung ke latihan skuat Bajol Ijo pada Jum’at (17/1/2020) kemarin di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Kepindahannya dari Arema ke Persebaya itu pun menjadi topik hangat bagi suporter Singo Edan. Tak sedikit diantara Aremania yang menyebut Nasir sebagai “pengkhianat”. Penyebutan “pengkhianat” sendiri disematkan tak lepas dari rivalitas panjang diantara Arema dengan Persebaya.

Dicaci dan Dihina, Cerita Nasir Setelah Pindah dari Arema ke Persebaya
Jawa Pos

Dirinya mengaku banyak mendapat cacian dan kalimat tidak pantas dari para Aremania. Hal itu diungkapkan Nasir setelah banyaknya pesan Direct Message atau pesan langsung yang masuk pada akun sosial media instagram-nya.

“Banyak yang DM ke instagram saya dan menulis kalimat yang tidak pantas. Tapi, saya abaikan saja. Saya hapus DM tersebut,” ujar Nasir, seperti dikutip Football5Star.com dari laman Jawa Pos.

Pemain berusia 25 tahun tersebut mengaku tak terlalu memikirkan apa yang disematkan pada dirinya dari para suporter Arema. Ia menganggap kepindahannya merupakan murni profesionalitas.

“Saya ke Persebaya dengan pikiran saya profesional saja. Tidak memikirkan rivalitas itu. Saya kerja untuk mencari nafkah bagi keluarga,” ujarnya. 

Nasir menjadi pemain kedua yang bergabung dari Arema FC ke Persebaya musim ini. Sebelumnya, gelandang serang asal Mali Makan Konate sudah terlebih dulu diperkenalkan skuat Bajol Ijo.

Comments are closed.