Dihajar 1-4 oleh PSG, Barcelona Terancam Ulangi Kisah 17 Tahun Lalu

Football5Star.com, Indonesia – Kekalahan 1-4 yang dialami saat menjamu Paris Saint-Germain, Rabu (17/2/2021) dini hari WIB, membuat Barcelona kian sulit meraih trofi musim ini. Andai benar-benar nirtrofi, mereka akan mengulangi kisah 17 tahun silam.

Bila gagal meraih trofi pada musim ini, Barcelona akan mencatatkan nirtrofi dua musim beruntun. Musim lalu, El Barca gagal total di semua ajang. Mereka kalah 2-3 dari Atletico Madrid pada semifinal Supercopa de Espana, lalu disisihkan Athletic Bilbao pada perempat final Copa del Rey.

Nasib nahas juga dialami El Barca di Liga Champions. Mereka disingkirkan Bayern Munich pada babak perempat final dengan skor 2-8. Adapun di LaLiga, mereka hanya finis sebagai runner-up dengan terpaut 5 poin dari sang juara, Real Madrid.

Barcelona gagal merebut trofi Supercopa de Espana karena kalah 2-3 dari Athletic Bilbao pada laga final.
the4thofficial.net

Dua musim beruntun tak meraih trofi bukanlah hal yang biasa bagi Barcelona. Kali terakhir itu terjadi pada 1999 hingga 2004. Ketika itu, tak tanggung-tanggung, El Barca nirtrofi selama 5 musim. Puasa trofi baru dapat diakhiri dengan gelar juara LaLiga 2004-05.

Kemungkinan Barcelona nirtrofi dua musim beruntun kini kian terbuka lebar. Tim asuhan Ronald Koeman bahkan sudah kehilangan satu gelar. Pada final Supercopa de Espana, medio Januari lalu, Lionel Messi cs. kalah 2-3 dari Athletic Bilbao.

Barcelona di Ujung Tanduk

Barcelona kalah 0-2 dari Sevilla pada leg I semifinal Copa del Rey.
elconfidential.com

Kans merebut trofi tinggal tersisa di tiga ajang, yakni LaLiga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Namun, kans itu justru kian mengecil. Di LaLiga, meskipun menunjukkan peningkatan performa, Barcelona masih berada di posisi ketiga. Mereka terpaut 8 poin dari sang pemuncak klasemen, Atletico Madrid. Itu pun Los Colchoneros punya satu tabungan laga lebih banyak.

Di Liga Champions, kekalahan 1-4 pada leg I babak 16 besar di kandang sendiri membuat El Barca berada di ujung tanduk. Menurut Gracenote, kans Messi cs. untuk lolos bahkan dinyatakan tak lagi ada. Sepanjang sejarah Liga Champions, tak ada tim yang bangkit setelah menelan kekalahan kandang dengan skor setelak itu.

Posisi Barcelona juga tak begitu baik di Copa del Rey. Tim asuhan Koeman menelan kekalahan 0-2 pada leg I semifinal dari Sevilla. Untungnya, mereka akan tampil sebagai tuan rumah pada leg II. Ini setidaknya membuka kans lebih besar untuk lolos meskipun sang lawan sedang dalam tren sangat bagus.

Menilik lawan tersisa, Copa del Rey jadi ajang yang paling mungkin dijuarai Barcelona. Tak ada lagi Madrid dan Atletico yang sudah tersisih. Bila mampu menyingkirkan Sevilla, mereka hanya akan menghadapi Bilbao atau Levante. Di atas kertas, Messi dkk. seharusnya dapat mengalahkan mereka.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More