Dihukum UEFA, Neymar Membela Diri

Football5star.com, Indonesia – Neymar Jr tak terima dirinya dihukum oleh UEFA. Ia merasa pihak yang mengeluarkan hukuman seharusnya memberikan keringanan. Ia mengaku bersalah, namun merasa melakukan itu karena tengah emosi.

Pemain Paris Saint-Germain itu mendapatkan hukuman tak boleh bermain di tiga pertandingan di Kompetisi Eropa. Hukuman ini didapat setelah ia menghardik perangkat pertandingan selepas pertandingan Paris Saint-Germain melawan Manchester United.

“Saya benar-benar sedih karena itu (hukuman) diputuskan ketika saya sedang terpuruk. Hukuman ini adalah hasil dari sesuatu yang saya unggah karena saya tidak setuju dengan apa yang terjadi selama pertandingan (lawan Manchester United) dan harus ada pertimbangan untuk perasaan saya,” ujar Neymar dilansir Football5star dari AS.

Neymar - Sportsnet
Sportsnet

Hukuman itu benar-benar membuat bintang sepak bola Brasil ini terpukul. Ia bahkan enggan mengomentari hasil apa pun agar terbebas dari sanksi yang bisa saja membelenggunya suatu saat nanti.

“Sanksi ini telah terjadi dan saya tidak berani mengatakan lagi atau kalau tidak saya akan dikenakan sanksi lagi.”

Paris Saint-Germain hanya mendapatkan satu gelar musim ini, yakni Ligue 1 2019. Mereka takluk dari Rennes di babak final Coupe de France. Mereka juga takluk dari Manchester United di babak 16 besar Liga Champion.

Neymar ingin menyelesaikan musim dengan cepat. Kekalahan dari Rennes tak membuat dirinya terpuruk. Apalagi ia dan Brasil tengah bersiap menyongsong Copa America pada Juni mendatang.

“Saya baik-baik saja dan pergi dari sini dengan keinginan yang jelas. Kami ingin menyelesaikan musim ini dan menyelesaikan tujuan yang ada. Kami ingin menyelesaikan musim dengan menjadi juara dan saya ingin siap untuk Copa América,” ujar Neymar Jr.

Comments
Loading...