PSG Tidak Belajar dari Kesalahan Musim 2016-2017

Football5star.com, Indonesia – Fabien Barthez menilai Paris Saint-Germain (PSG) tidak belajar dari kesalahan musim 2016-2017. Sehingga, raksasa Liga Prancis tersebut kembali gagal di Liga Champions musim ini.

Langkah Paris Saint-Germain secara mengejutkan terhenti di babak 16 besar Liga Champions musim ini. Penyebabnya adalah kekalahan 1-3 melawan Manchester United di Parc des Princes, Rabu (6/3/2019) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.

Romelu Lukaku memborong dua gol di laga ini pada menit ke-2 dan 30′. Marcus Rashford tampil sebagai penentu kemenangan lewat golnya dari titik penalti (90’+4). Sementara itu, satu gol balasan PSG diciptakan Juan Bernat (12′).

Di pertandingan pertama Paris Saint-Germain sebenarnya sukses mencuri kemenangan 2-0 di Old Trafford. Namun, kekalahan 1-3 di kandang membuat agregat akhir imbang, tetapi Kylian Mbappe dkk tersingkir karena kalah agresivitas gol tandang.

Situasi mirip sebenarnya sudah pernah dialami PSG pada Liga Champions musim 2016-2017. Kala itu, PSG sudah unggul 4-0 di leg pertama babak 16 besar atas Barcelona.

Namun, keuntungan besar tersebut tidak mampu dipertahankan dan malah mengalami kekalahan 1-6 di laga penentuan. Fabien Barthez pun menganggap bahwa PSG tidak belajar dari kesalahan sama yang pernah terjadi.

“Mereka masih tetap sama. Paris tidak belajar dari kesalahan yang mereka lakukan,” kata Barthez dikutip Football5star.com dari Le Parisien.

“Pada momen inilah kita melihat sejarah dan edukasi dari sebuah klub. Mereka seharusnya memenangi pertandingan ini namun mereka kurang rendah hati,” ujarnya.

Comments
Loading...