Dikecam Fans, Liverpool Batal Naikkan Harga Tiket

Atas protes keras yang dilakukan oleh para fans Liverpool, Fenway Sports Group meminta maaf secara terbuka dan mengumumkan bahwa mereka batal menaikkan harga tiket.

Keputusan manajemen Liverpool untuk menaikkan harga tiket pada musim 2016-17 dikecam keras oleh para penggemar. Sekitar 10.000 penonton melakukan walk out pada menit ke-77 ketika mereka menghadapi Sunderland pada akhir pekan kemarin.

Ini adalah bentuk protes setelah Liverpool mengumumkan kenaikan harga tiket musim depan. Mereka mematok harga 77 Poundsterling untuk tiket per pertandingan termahal dan 1.029 Pounds untuk tiket terusan.

Namun, setelah kecaman terus mengalir, akhirnya manajemen Liverpool membatalkan kenaikan harga. Dengan demikian, harga tiket termahal Anfield selama dua musim ke depan tetap berada pada angka 59 Pounds untuk per pertandingan dan 869 Pounds untuk tiket musiman.

Pemilik klub, John W. Henry, CEO Tom Werner, serta Presiden Fenway Sports Group, Mike Gordon, menuliskan surat terbuka yang berisi permohonan maaf kepada fans The Reds.

“Ini merupakan pekan yang sibuk. Mewakili Fenway Sports Group dan klub sepak bola Liverpool, kami ingin meminta maaf atas kekecewaan yang disebabkan oleh perencanaan harga tiket untuk musim 2016-17,” tulis pihak klub seperti yang dikutip oleh Guardian.

“Kami bertiga telah dinilai tidak memperdulikan para suporter, egois, dan kami mencoba untuk mengambil keuntungan pribadi dari klub. Ini adalah hal yang berkebalikan dari fakta sebenarnya.”

“Banyak di antara kalian yang telah menolak harga termahal kami senilai 77 Pounds dan memiliki ekspektasi agar klub tidak menaikan pemasukan dengan meningkatkan harga tiket. Pesan tersebut telah kami terima,” tambah mereka.

Selain itu, Liverpool juga mencabut kategorisasi harga pertandingan dan menambah kuota tiket seharga 9 Pounds bagi warga lokal hingga 10.000 tiket.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More