Dipecat Fiorentina, Beppe Iachini Ogah Menyimpan Dendam

Football5star.com, Indonesia – Beppe Iachini mengaku sangat memahami keputusan Fiorentina yang memberhentikannya dari posisi pelatih kepala. Hal itu membuat Iachini tak mau menyimpan dendam kesumat kepada La Viola.

Iachini resmi diberhentikan pada Selasa (10/11) pagi WIB karena buruknya performa Fiorentina di atas lapangan. Sebagai pengganti, La Viola menunjuk Cesare Prandelli sebagai pelatih interim.

“Saya ingin berterima kasih kepada Rocco Commisso dan keluarganya karena sudah diberi kesempatan melatih di sini. Ia memiliki keluarga yang luar biasa dan takkan saya lupakan,” ujar Rocco Commisso dikutip dari laman Football Italia.

Beppe Iachini - Fiorentina - Corriere dello Sport
Corriere dello Sport

“Selain itu, saya juga ingin berterima kasih kepada seluruh staf Fiorentina yang selalu mendukung saya. Mulai dari Joe Barone (CEO), Daniele Prade (direktur olah raga), staf medis dan seluruh orang yang membuat saya merasa sangat nyaman.”

“Saya merasa sangat bangga karena memiliki hubungan yang spesial dengan Fiorentina semenjak masih aktif bermain sepak bola. Saya memang sedih karena tak bisa melanjutkan pekerjaan di sini. Tapi, saya merasa sangat disayangi oleh banyak orang dan ingin mengucapkan terima kasih secara terbuka,” kata Iachini menambahkan.

Salah satu sosok yang sedih dengan pemecatan Iachini adalah winger veteran, Franck Ribery. Pemain berpaspor Prancis itu yakin akan bisa kembali bekerja bersama Iachini suatu hari nanti.

“Saya mendoakan kesuksesanmu di masa depan. Semoga, kita bisa kembali bertemu dan bekerja sama suatu hari nanti,” tulis Ribery di laman Twitter pribadinya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More