Disanksi Usai Lawan Persebaya, Arema FC Protes

Football5star.com – Arema FC mengaku keberatan atas sanksi yang diterima usai menjamu Persebaya Surabaya, 15 Agustus lalu di Stadion Kanjuruhan, Malang. Sebab, mereka menyebut tuduhan dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI tak berdasar.

Seperti diketahui, Singo Edan -julukan Arema- dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 150 juta dari Komdis PSSI. Mereka dinilai tak bisa menjaga tingkah laku penontonnya dalam laga itu. Sebab, ada cerawat yang dinyalakan dalam pertandingan itu.

Akan tetapi, pihak Arema sama sekali tak menerima tuduhan tersebut. Mereka menyebut kalau sepanjang laga tak ada petasan atau cerawat yang menyala dari para Aremania.

Milomir Seslija - Arema FC - Aremania - @aremafcofficial 2
@aremafcofficial

“Sepanjang pertandingan, pihak keamanan maupun Panpel dan matchcom tidak melihat adanya flare dan smoke bomb. Namun, ternyata Komdis melaporkan ada flare,” kata Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris dalam rilisnya.

Abdul Harris tak menampik ada asap yang mengepul di tribune selatan. Namun, dia membantah kalau asap itu dari nyalanya flare.

“Kesimpulan kami adalah, SK Komdis ini menjadi tidak faktual dengan yang terjadi sesungguhnya. Pengambilan bukti-bukti fakta terlalu tergesa-gesa dilaporkan, tanpa klarifikasi lebih dulu,” tutup dia.

Arema FC sendiri sukses menang besar kala menjamu Persebaya kala itu. Mereka menang empat gol tak berbalas lewat Dendi Santoso, Arthur Cunha, Sylvano Comvalius, dan Makan Konate.

Comments
Loading...