Disebut “Jerman Lembek’’, Klopp Tak Marah Kepada Allardyce

Pascaprotes kerasnya soal kinerja pengadil di lapangan, manajer Liverpool, Juergen Klopp, dianggap oleh manajer Sunderlan, Sam Allardyce, terlalu lembek dan manja. Bagi Klopp, sebutan itu tak masalah buat dirinya karena manajer Liverpool itu pernah menerima yang lebih buruk lagi.

Saling serang komentar antara Klopp dan Allardyce meletup usai laga Liverpool dengan Sunderland di Stadium of Light, Kamis (31/12/2015) dini hari WIB. Klopp menilai seharusnya pemain Sunderand, Jeremain Lens, dikartu merah usai melepaskan tackle dengan dua kaki kepada pemain Liverpool, Mamadou Sakho. Hal itu membuatnya si Sakho mengerang kesakitan.

“Jika dia pikir itu harusnya kartu merah, maka dia orang Jerman yang lembek. Itu pelanggaran memang, tapi hanya kartu kuning,” tutur Allardyce seusai laga.

Dalam jumpa pers jelang pertandingan Liverpool kontra West Ham akhir pekan ini, Klopp menanggapi komentar Allardyce. “The Hammers. Mungkin itu lebih cocok menjadi nama kedua saya dibanding ‘lembek’,” ucapnya yang dilansir dari ITV Sport.

“Hal itu sama sekali bukan masalah. Ada banyak orang yang sudah mengatakan hal yang lebih buruk tentang saya, jadi bukan masalah. ‘Jerman yang lembek’. Saya pikir itu adalah hal pertama yang diucapkan tentang saya, jadi itu keren,” sambung Klopp.

Namun demikian, Klopp berkukuh bahwa tackle Lens terhadap Sakho memang terlalu keras dan pantas diganjar kartu merah.

“Tapi saya pikir kalau anda melihat situasinya lagi, maka nda tahu saya tidak terlalu salah menilai momen ini. Mama masih hidup dan segalanya baik-baik saja, tapi menurut pendapat saya, situasi seperti ini semestinya dinilai secara berbeda dari hal-hal lainnya.”

Comments
Loading...