Jose Mourinho Pertanyakan Ambisi Timnya Setelah Ditahan Wolves

Football5Star.com, Indonesia – Pelatih Tottenham, Jose Mourinho, mengungkapkan kekecewaannya setelah ditahan Wolves dengan skor 1-1, (28/12/20). The Special One mempertanyakan ambisi para pemainnya saat sedang unggul 1-0.

Tottenham unggul 1-0 lewat gol Tanguy Ndombele 57 detik setelah laga berjalan. Tapi setelah itu, mereka tak sekalipun mengancam gawang Rui Patricio. Hukuman datang pada menit ke-86 ketika Romain Saiss menyamakan kedudukan lewat sundulan. Mourinho merasa frustasi akan hasil ini.

“Satu poin melawan Wolves biasanya bukan hasil yang buruk karena mereka adalah lawan yang kuat. Tapi mencetak gol di menit pertama dan memiliki 89 menit untuk mencetak lebih banyak, ada perasaan frustrasi,” ucap Mourinho seperti dilansir Football5Star.com dari Mirror.

Wolves vs Tottenham Romain Saiss Buyarkan Kemenangan Spurs
@CuriosidadesPRL

Mourinho melanjutkan, “Saya tahu cara saya mempersiapkan tim, saya tahu semua itu dan tidak ingin mengatakan lebih dari itu. Kami tidak memiliki ambisi atau keinginan untuk mengejar lebih banyak gol. Anda tahu cara saya bekerja. Bukan hak saya untuk membicarakannya dengan Anda. Saya tahu tim saya dan pemain saya lebih baik daripada siapa pun.”

Ini untuk ketiga kalinya dalam 4 laga terakhir, Tottenham kebobolan di menit ke-80 ke atas dan mereka gagal menang di 4 laga itu.

“Saya frustrasi dengan hasilnya, kami memiliki kendali atas permainan, kami memiliki 89 menit untuk mencetak lebih banyak gol dan kami tidak melakukannya. Ini bukan hanya tentang tidak mencetak gol tetapi juga tidak berbahaya dan ambisius dan bagi saya itulah masalahnya,” ujar Jose Mourinho.

The Special One melanjutkan, “Tentu saja kami dapat kembali ke tendangan corner, dan mengatakan di (laga lawan) Liverpool kami harus menang dan kami kalah karena tendangan corner, kami dapat mengatakan di sini kami harus menang dan bermain imbang karena tendangan corner…. arah lainnya adalah mencetak gol di menit pertama. Anda memiliki 89 menit untuk mencetak lebih banyak dan tidak melakukannya.”

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More