Djadjang Nurdjaman Sempat Bertengkar dengan Arcan Iurie karena Robertino

Football5Star.com, Indonesia – Eks pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, ternyata mengaku sempat bertengkar dengan Arcan Iurie pada 2007 silam. Masalah yang bikin ribut keduanya ialah soal Robertino Pugliara.

Seperti diketahui, jauh sebelum menjadi pelatih seperti saat ini, Djadjang memang sempat menjadi asisten Arcan Iurie. Usai dari sana, dia lantas berguru hingga ditawari ke Pelita Jaya. Tapi, saat bekerja sama dengan Arcan Iurie, dia ternyata sempat bersitengang.

“Waktu itu saya jadi asisten Arcan Iurie dengan Robby dan Adeng, Dino, dan Anwar. Tim bagus banget, belakang ada Nyeck Nyobe, di depan ada Christian Bekamenga, Barkaoui, Zaenal Arif lagi bagus-bagusnya, Salim Alaydrus, Gilang Angga, bagus sekali itu tim, dan kita sudah bisa juara di paruh musim,” kata Djadjang Nurdjaman dikutip dari Podcast Simamaung Episode 9.

robertino pugliara

“Sehingga ketemu PSM yang juara di wilayah timur, ketika itu bertemu di Piala Jusuf, dari situ Arcan ketemu Leo Chitescu, sering ngobrol mereka, satu bahasa,” sambung Djadjang Nurdjaman.

Awal permasalahan kemudian muncul ketika Arcan Iurie ingin mendatangkan Leo Chitescu ke tim Persib. Sementara, Djadjang Nurdjaman jua memiliki kandidat lain, yakni Robertino Pugliara yang dinilai kala itu masih muda dan potensial.

“Sementara saya waktu itu punya kesempatan untuk ambil kursus di Jakarta, saya sempat diajak Joko Malis untuk lihat pemain Argentina. Saya lihat Robertino. Saya bawa ke Bandung. Berantem saya sama Iurie, dia kukuh mau Chitescu, saya mau masukin itu. Tapi status saya sebagai asisten pelatih, dia yang menang. Padahal secara kualitas, saya yakin bagusan Robertino. Masih muda, 21 tahun,” tutup Djadjang.

Robertino Pugliara lantas akhirnya bergabung ke Persija Jakarta dan jadi bintang. Tapi Robertino jua sempat mampir ke Persib pada 2016 silam.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More