Dua Kali Lawan Maradona, Ini yang Dirasakan Lothar Matthaeus

Football5star.com, Indonesia – Mantan pemain tim nasional Jerman, Lothar Matthaeus mengaku bahwa ia akan selau menyimpan dalam hati kenangan saat melawan Diego Maradona di lapangan hijau. Matthaus pernah dua kali menghadapi Maradona, di Piala Dunia 1986 dan Piala Dunia 1990.

“Itu sangat besar, duel yang hebat. Ini adalah momen yang akan selalu saya bawa di dalam hati saya. Selalu merupakan tantangan saat menghadapinya. Dia telah bersama saya selama separuh hidup saya, dia adalah saingan terbaik saya. Dia meninggal dunia terlalu dini pada usia 60 tahun,” ucap Matthaeus seperti dikutip Football5star.com dari Bild, Senin (30/11/2020).

diego maradona-FansTrobeHQ
@FansTribeHQ

Menurut Matthaeus, Maradona dan bola tidak bisa dipisahkan. Bola menurut Matthaeus seperti mematuhi ke mana Maradona akan berlari. Ia memiliki segalanya sebagai legenda dan pemain hebat.

“Bola akan selalu patuh kepadanya, bahkan saat ia berlari dengan kecepatan tinggi. Sesuatu yang hanya bisa Anda lihat hari ini bersama Messi,”

“Hal terbaik yang bisa Anda lakukan saat melawannya adalah tidak membiarkan dia menguasai bola.”

“Dia memiliki hati yang besar, murah hati. Anda akan merasa seperti dia selalu ada untuk Anda. Ini bukan persahabatan biasa. Hubungan kami didasarkan pada rasa hormat yang besar yang kami miliki satu sama lain,” ucap Matthaus.

“Kami terakhir bertemu di Piala Dunia 2018 di Rusia. Kesan soal dia bagi saya adalah tidak peduli dengan bagaimana dia hidup, yang penting adalah warisannya dan apa yang dia lakukan untuk sepak bola,” tutup mantan pemain Bayern Munich tersebut.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More