Dua Legenda Sepak Bola Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Rasial

Football5star.com, Indonesia – Dua legenda sepak bola, Roberto Mancini dan Phil Neville, mengaku sudah merasa muak dengan maraknya kasus pelecehan rasial di dunia sepak bola. Keduanya pun berharap pihak Federasi akan memberikan hukuman yang lebih tegas untuk memberantas pelecehan rasial.

Kasus pelecehan rasial tak hanya terjadi di Italia. Dalam beberapa bulan terakhir, Inggris, Montenegro, dan Prancis juga menjadi sarang dari kasus pelecehan rasial kepada para pesepak bola yang dilakukan oleh penonton yang hadir di stadion.

“Kasus pelecehan rasial tak bola terus berlanjut. Federasi harus melakukan sesuatu agar hal seperti ini tak lagi terulang,” ungkap Roberto Mancini dikutip football5star.com dari BBC Sport.

Phil Neville - Roberto Mancini - Go-Magazine
Go-Magazine

“Di Inggris, negara yang sudah cukup lama memerangi rasisme di dunia sepak bola, pelecehan rasial masih terjadi. Dunia sepak bola harus bekerja sama agar hal ini tak lagi terulang,” imbuh pria 54 tahun itu.

Hal senada juga diungkapkan oleh legenda Manchester United, Phil Neville. Pria yang kini menangani timnas wanita Inggris itu mengatakan bahwa hukuman yang diberikan oleh federasi masih tak memberikan efek jera kepada para pelaku pelecehan rasial.

“Sudah saatnya federasi tak lagi memberikan denda sebesar 10.000 atau 20.000 Poundsterline kepada para pelaku pelecehan rasial. Karena hal itu tak akan memberantas masalah hingga ke akarnya.”

“Ada satu orang manajer yang bisa melakukan hal itu dan membuat perbedaan nyata. Karena saya merasa sedih hal menjijikkan seperti pelecehan rasial masih menjadi hal yang umum di dunia sepak bola,” kata Phil Neville.

Comments
Loading...